Lisandro Martinez dikabarkan bersitegang dengan rekan setimnya di Manchester United setelah melontarkan kritik terhadap petinggi klub dan kebijakan perekrutan pemain. Ketegangan itu disebut terjadi dalam penerbangan pulang setelah Setan Merah kalah 0-2 dari Atletico Madrid, Selasa malam.
Kekalahan tersebut menambah tekanan terhadap Michael Carrick yang menjalani musim penuh pertamanya sebagai pelatih Man United. Sejauh ini, ia baru mengantongi dua kemenangan dari sembilan pertandingan.
Salah satu kemenangan tersebut diraih di Liga Inggris saat membantai Ipswich Town dengan skor 5-2. Hasil positif lainnya datang ketika Man United menghajar Sabah FK 4-0 di Liga Champions.
Saat menghadapi Atletico Madrid dalam pertandingan Eropa kedua musim ini, Man United sebenarnya mampu memperlihatkan permainan yang cukup baik. Sayangnya, mereka gagal memaksimalkan peluang saat berhadapan dengan tim berpengalaman asal Spanyol tersebut.
Lisandro Martinez Pertanyakan Kualitas Skuad
Sorotan setelah pertandingan justru tertuju pada wawancara Martinez. Bek asal Argentina itu melontarkan kritik tajam terhadap manajemen klub, termasuk direktur sepak bola Jason Wilcox, serta mempertanyakan kualitas skuad yang tersedia.
Martinez menyiratkan bahwa komposisi pemain Man United saat ini belum memenuhi standar untuk bersaing di Liga Champions. Ia tetap memberikan dukungan kepada Carrick di tengah kritiknya terhadap kebijakan klub.
Menurut laporan Sky Sports, sejumlah pemain Man United tidak senang dengan sikap Martinez. Bahkan, seorang rekan setim dilaporkan mendatanginya secara langsung untuk membahas wawancara tersebut dalam penerbangan kembali ke Inggris.
Laporan itu juga menyebut beberapa pemain lain merasa frustrasi dengan perilaku bek tengah tersebut.
Dalam wawancaranya, Martinez mengungkapkan kekecewaan terhadap penampilan timnya.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
“Ini menjengkelkan dan mengecewakan. Datang ke sini, tetapi saya tidak melihat tim saya berusaha meraih hasil luar biasa,” ujar Martinez.
Alvaro Arbeloa Dijatuhi Hukuman
Persoalan lain juga muncul setelah pertandingan Fulham melawan Man United pada 20 September. Laga di Craven Cottage tersebut berakhir imbang 1-1, tetapi pelatih Fulham, Alvaro Arbeloa, meluapkan kemarahannya terhadap keputusan wasit.
Fulham sempat unggul pada menit ke-63 melalui gol bunuh diri Martinez. Man United kemudian menyamakan kedudukan menjelang akhir waktu normal babak kedua lewat tendangan Matheus Cunha yang berubah arah setelah membentur pemain lawan.
Seusai pertandingan, Arbeloa melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit. Ia menilai keputusan-keputusan yang diambil selama laga lebih menguntungkan Man United.
“Menurut saya, semua pelanggaran diberikan kepada mereka,” kata Arbeloa.
“Setiap keputusan berpihak kepada mereka. Saya sudah tahu setelah pertandingan melawan Man City, ketika mereka kalah kontroversial 0-1, bahwa mereka tidak akan membiarkan Manchester United kalah di sini.”


