Barcelona Diminta Tidak Fokus Recokin Wasit

11

Berita Bola, Liga Spanyol – Eks kapten Barcelona, Carles Puyol, sarankan bekas rekan-rekannya untuk fokus kepada permainan dan tidak mengurusi kinerja wasit.

Liga Spanyol  - Barcelona Diminta Tidak Fokus Recokin Wasit

Berita Bola, Liga Spanyol РEks kapten Barcelona, Carles Puyol, sarankan bekas rekan-rekannya untuk fokus kepada permainan dan tidak mengurusi kinerja wasit.

Insiden ketidakpuasan para pemain Barcelona atas keputusan wasit Igancio Iglesias membuat eks kapten tim Carles Puyol angkat suara.

Kejadiannya terjadi ketika Barca bertamu ke kandang Villarreal di Stadion de La Ceramica, Senin (09/01) dini hari WIB.

Dalam satu kesempatan tendangan Lionel Messi mengenai tangan Bruno Soriano namun wasit tidak menunjuk titik putih.

Sontak insiden tersebut membuat Gerard Pique berang dan menunjuk-nunjuk presiden LFP Javier Tebas yang berada di tribun serta berteriak “Apakah anda melihatnya?” yang merujuk kepada insiden tersebut.

Kekesalan pemain belakang ini meledak setelah sebelumnya Barca pun tidak diberikan penalti ketika Neymar dilanggar kala bertanding melawan Athletic Bilbao di ajang Copa del Rey, pertengahan pekan kemarin.

Sementara itu bekas partnernya di lini belakang, Carles Puyol menanggapi insiden tersebut secara berbeda. Bagi pemain yang dijuluki El Capita atau sang kapten ini, para pemain Barca seharusnya lebih fokus kepada tugasnya dan tidak merecoki pekerjaan wasit.

“Saya sedang dalam perjalana di pesawat dan tidak tahu apa yang terjadi di pertandingan tersebut. Saya pun tidak bisa menyaksikan pertandingan itu pagi ini, tapi saya tahu bahwa kita harus membiarkan wasit mengerjakan tugasnya,” ujar pesepakbola yang terkenal tegas dan taat dengan aturan ini.

Opini Puyol ini bukan hanya komentar biasa sebab ketika masih aktif sebagai pesepakbola dirinya selalu mendorong rekan-rekannya menjauhi wasit ketika terjadi insiden yang merugikan.

Kini ia sudah mengambil kursus linsensi untuk menjadi direktur olahraga dan Puyol pun tidak aneh lagi dengan perbedaan pendapat perihal keputusan wasit.

“Dalam kursus direktur olahraga yang saya ikuti, ada 50 orang yang hadir yang tidak setuju dengan keputusan (wasit) tanpa melihat tayangan ulang. (oleh karenanya) kita harus membiarkan wasit melakukan pekerjaannya.”