Persib Tak Bisa Diperkuat Zulham Zamrun di Piala Jenderal Sudirman

  • Artinya Persib dipastikan tidak bisa memakai kembali jasa Zulham yang di ISL 2015 berstatus pemain Persipura. Kendati saat ini Zulham dan Persipura sudah tak memiliki lagi ikatan kontrak resmi karena sejak Juli lalu manajemen Mutiara Hitam telah melakukan pemutusan kontrak.

Persib Bandung tak bisa memainkan Zulham Zamrun pada turnamen Piala Jenderal Sudirman bulan depan. Berarti kekuatan barisan penyerang Maung Bandung bakal berkurang.

Salah satu regulasi yang dikeluarkan pihak Mahaka Sports and Entertainment selaku penyelenggara turnamen Piala Jenderal Sudirman adalah adanya larangan bagi klub peserta untuk meminjam pemain dari klub lain yang juga berpartisipasi di turnamen itu.

Aktivitas transfer pemain hanya diperbolehkan jika klub peserta melakukannya dengan pemain dari klub yang tak berpartisipasi di turnamen yang menyediakan hadiah Rp2,5 miliar bagi klub pemenang. Misalnya, Persib meminjam Persiwa.

Adapun daftar nama pemain dari klub-klub peserta yang diakui sah oleh pihak penyelenggara turnamen adalah berdasarkan komposisi pemain masing-masing klub saat berkiprah di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015.

Seperti diketahui Zulham Zamrun tercatat sebagai pemain Persipura Jayapura pada kompetisi ISL 2015. Keberadaannya di Persib Bandung pada Piala Presiden 2015 lalu adalah sebagai pemain pinjaman dari Persipura.

Dengan adanya regulasi tadi maka Persib dipastikan tidak bisa lagi memakai jasa Zulham yang di ISL 2015 berstatus pemain Persipura. Kendati saat ini Zulham dan Persipura sudah tak memiliki lagi ikatan kontrak resmi karena sejak Juli lalu manajemen Mutiara Hitam telah melakukan pemutusan kontrak.

Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, sudah menyadari akan terjadinya hal seperti itu. Namun sejauh ini dia belum berpikir untuk mendatangkan pemain baru.

“Harapan kami sebenarnya di Piala Sudirman ini, Zulham tetap bersama kami.┬áTapi kalau memang secara aturan tak bisa, kita harus mengambil langkah untuk mengantisipasinya. Kita akan bicarakan sama-sama dengan pengurus, apa yang harus dilakukan,” ucap Djadjang Nurdjaman.