Posisi Dejan Antonic Di Ujung Tanduk

68

  Berita Bola — Satu lagi pelatih yang bakal jadi korban pemecatan akibat ketatnya persaingan di turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Pelatih yang kini posisinya terancam adalah Dejan Antonic, arsitek Persib Bandung. Dua pelatih yang sudah tumbang di pekan-pekan awal TSC adalah Luciano Leandro yang dipecat PSM Makassar setelah mengarungi laga pekan ketiga, dan Stefan […]

 

Berita Bola — Satu lagi pelatih yang bakal jadi korban pemecatan akibat ketatnya persaingan di turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Pelatih yang kini posisinya terancam adalah Dejan Antonic, arsitek Persib Bandung.

Dua pelatih yang sudah tumbang di pekan-pekan awal TSC adalah Luciano Leandro yang dipecat PSM Makassar setelah mengarungi laga pekan ketiga, dan Stefan Hansson yang mengundurkan diri dari Persela Lamongan setelah timnya menelan kekalahan beruntun dalam empat pertandingan awal.

Akan halnya nasib pelatih Persib Bandung, Dejan Antonic, kini berada di ujung tanduk. Jika Maung Bandung gagal meraih kemenangan pada laga pekan keenam melawan tuan rumah Bhayangkara Surabaya United pada Sabtu, 11 Juni 2016 mendatang, maka besar kemungkinan pelatih asal Serbia kehilangan jabatannya.

Capaian tim Maung Bandung arahan Dejan memang kurang memuaskan dalam lima laga yang telah dimainkan. Mereka hanya sekali meraih kemenangan, dan empat kali hasil imbang. Dengan mengantongi nilai 7, Persib masih tertahan di peringkat ke 8, tertinggal tiga poin di bawah pemuncak klasemen Arema Cronus.

Puncak dari kekecewaan pendukung Persib, Bobotoh, atas kinerja Dejan adalah ketika timnya hanya bermain imbang 0-0 saat menjamu Madura United di Stadion Si Jalak Harupat pekan lalu. Padahal ini pertandingan yang seharusnya mereka menangkan.

Karena itulah banyak Bobotoh yang meminta Dejan untuk digantikan. Dunia maya pun ramai dengan tagar #DejanOut, meski berkali-kali pula isu tersebut ditepis oleh manajemen Persib.

Kabar yang berkembang terakhir adalah Dejan akan dipecat dari posisinya kalau Persib sampai kalah di pekan keenam melawan Surabaya Bhayangkara United. Hasil imbang saja bisa membuat pelatih Serbia itu di ujung tanduk.

Dejan Antonic sendiri bisa memaklumi tuntutan mundur dari para bobotoh itu. Dia menganggap hal itu sebagai kritikan agar dirinya dan para pemain bisa tampil lebih bagus lagi.

“Saya mengerti ada yang marah dan kecewa, karena semua mau kita menang. Tapi sepakbola kadang seperti ini (hasil kurang maksimal). Kita bisa terima kritik itu karena ini untuk kebaikan Persib, dan saya minta semua percaya juga untuk tim ini,” kata Dejan, seperti dilansir dari situs Persib.

“Semua harus percaya dengan tim yang ini. Kita harus kerja sama-sama, kecewa atau tidak, kita pasti ada saat kondisi baik dan buruk. Tapi kita pikir positif dan kalo pikir yang bagus sama-sama pemain, pelatih, manajemen dan Bobotoh bisa bikin Persib sama seperti dulu menjadi juara,” lanjutnya.

Bobotoh sendiri dinilai Dejan sebagai pemain ke-12 dari Persib, karena itu mereka tetap diharapkan semangat di tengah waktu yang berat ini. “Semoga semua bisa kembali ke jalur positif, kita semua harus kerja keras,” tambah mantan pelatih PBR ini.