Djadjang Nurdjaman Kagumi Permainan Marko Simic

Djadjang Nurdjaman, pelatih PSMS Medan.
Djadjang Nurdjaman, pelatih PSMS Medan.

Gilabola.com – Manajer klub Piala Presiden 2018 PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman, dengan antusias mengagumi permainan yang diperlihatkan oleh sosok Marko Simic.

Marko Simic memang semakin menanjak di gelaran Piala Presiden 2018 kali ini. Bomber Persija Jakarta itu terakhir bisa mencetak tiga gol di laga leg pertama semifinal dan memukau Djadjang Nurdjaman.

Kesuksesan trigol tersebut memang hadir di partai melawan PSMS Medan, Sabtu (10/2/2018) di Stadion Manahan, Solo yang ikut disaksikan oleh Djanur. Pada partai sengit itu, Persija mengalahkan PSMS dengan skor kenyang 4-1.

Simic dalam laga itu sukses membukukan dua gol di 15 menit awal pertandingan. Hattric-nya untuk Persija secara mengejutkan terjadi di paruh kedua pada menit ke-74.

Terpukau, sosok pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman, mengakui jika ketajaman Simic di depan gawang memang luar biasa. Djanur bahkan sama sekali tidak sungkan untuk memuji Simic dengan total.

Advertisement

“Dia (Simic) sudah menjadi rekrutan berarti bagi Persija Jakarta. Dia itu adalah pemain yang cukup berhasil. Dia jgua punya naluri gol yang sangat tinggi sekali,” puji Djanur dengan terkagum-kagum.

Djanur juga menilai jika kubu PSMS Medan sudah kadung kehilangan konsentrasi di seperempat awal pertandingan. Tim berjuluk Ayam Kinantan ini terbukti sampai bsia kebobolan tiga gol dalam waktu cukup singkat dalam laga tersebut.

“Ada banyak hal yang saya soroti di laga tadi. Pemain kami memang belum konsisten bermain. Terkadang bisa bagus, kadang tidak juga. Ini juga yang terjadi saat kami melawan Persija,” jelas Djanur.

“Saya pikir adanya tekanan penonton tidak berpengaruh besar terhadap anak-anak karena memang telah terbiasa. Saya lebih menyoroti mental pemain yang belum stabil saja,” lanjutnya lagi.

Djanur lantas melihat trigol yang diciptakan Simic merupakan hukuman untuk lini belakang PSMS Medan. Muhammad Roby dan kawan-kawan ia nilai tidak ketat mengawal sang penyerang lawan.

“Saya sih sudah sampaikan kalau kita melihat Simic, dia itu sangat bagus. Kami memang tidak secara khusus mengawal dia ya. Dia memang punya kelebihan di postur badan dan penyelesaian akhir yang bagus juga,” pungkas Djanur.