Firman Utina dkk keberatan dengan sanksi dari Sriwijaya FC

Tiga pemain Sriwijaya FC, yaitu Firman Utina, Ponaryo Astaman dan M.Ridwan dijatuhi sanksi berupa pemotongan gaji satu bulan dan diberi surat peringatan atau SP3 oleh klubnya terkait keikutsertaan mereka di Timnas PSSI pimpinan Djohar Arifin beberapa waktu lalu. Kabarnya ketiga pemain merasa keberatan dengan sanksi tersebut. Kabar yang beredar menyebutkan kalau Firman lebih memilih dipecat […]

Liga Indonesia  - Firman Utina dkk keberatan dengan sanksi dari Sriwijaya FCTiga pemain Sriwijaya FC, yaitu Firman Utina, Ponaryo Astaman dan M.Ridwan dijatuhi sanksi berupa pemotongan gaji satu bulan dan diberi surat peringatan atau SP3 oleh klubnya terkait keikutsertaan mereka di Timnas PSSI pimpinan Djohar Arifin beberapa waktu lalu. Kabarnya ketiga pemain merasa keberatan dengan sanksi tersebut.

Kabar yang beredar menyebutkan kalau Firman lebih memilih dipecat daripada gajinya dipotong karena pelanggaran yang mereka lakukan itu. Nah, bagaimana tanggapan pihak manajemen Sriwijaya FC terkait keberatan ketiga pemain tersebut.

Direktur teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) Hendri Zainuddin mengaku pihaknya sudah mendengarkan hal itu, namun mereka belum menanyakan langsung kepada pemain bersangkutan, sehingga pihaknya belum bisa memberikan tanggapan atau reaksi. Manajemen PT SOM memberikan kesempatan kepada ketiga pemain untuk berpikir dulu dan baru akan diklarifikasi setelah lebaran.

“Kita perlu mendengar langsung dari mulut para pemain ini, apa alasan mereka bilang seperti itu.  Tapi untuk saat ini, kita biarkan dahulu mereka untuk berpikir sekaligus berlibur dan merayakan Idul Fitri,” kata Hendri, Kamis (16/8), seperti dilansir Goal.com.

Dikatakan Hendri, manajemen Sriwijaya FC memberikan sanksi pemotongan gaji dan Surat Peringatan (SP) 3 bukan tanpa alasan. Menurut dia sanksi itu diberikan akibat ulah ketiga pemain itu sendiri yang tidak menghiraukan larangan dari manajemen.

“Kita berikan kesempatan mereka untuk berpikir hingga usai Lebaran Idul Fitri. Kita berikan  waktu bagi Firman, Ponaryo, dan M Ridwan untuk mempertimbangkan semuanya. Biarlah saat ini mereka berpikir terlebih dahulu dengan tenang dan kita tunggu hingga selesai Idul Fitri,” ujar Hendri.