Indra Sjafri Terharu Dengan Kehadiran Film Garuda 19

7

  Jelang keberangkatan Timnas U-19 dalam rangka Piala Asia (AFC) ke Myanmar 10 Oktober 2014 mendatang, Indra Sjafri mendapat kado spesial. Dirinya ikut terharu dengan kehadiran film layar lebar Garuda 19. Ya, Mizan Production yang bekerja sama dengan Pertamina Enduro saat ini mempersembahkan sebuah film tentang kerasnya perjuangan Garuda Muda. Film ini diharapkan bisa ikut […]

Indra Sjafri Terharu Dengan Kehadiran Film Garuda 19 - berita Liga Indonesia

 

Jelang keberangkatan Timnas U-19 dalam rangka Piala Asia (AFC) ke Myanmar 10 Oktober 2014 mendatang, Indra Sjafri mendapat kado spesial. Dirinya ikut terharu dengan kehadiran film layar lebar Garuda 19.

Ya, Mizan Production yang bekerja sama dengan Pertamina Enduro saat ini mempersembahkan sebuah film tentang kerasnya perjuangan Garuda Muda. Film ini diharapkan bisa ikut menambah semangat anak asuhan Indra Sjafri untuk kembali mengukir prestasi menjadi lebih baik lagi.

“Saya memainkan sosok Indra Sajfri, pelatih yang sangat fenomenal. Menariknya, di film ini saya jauh dari wawasan olahraga terutama sepak bola. Tapi kemudian setelah didalami rupanya banyak pelajaran yang berharga,” ujar Mathias Muchus di gala premier Garuda 19, Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan.

Aktor kawakan Mathias Muchus memang menjadi tokoh sentral dalam Garuda 19 tersebut. Demi menghidupkan peran tokoh Indra Sjafri, Mathias tampak garang dengan kumis hitamnya.

“Syutingnya keliling Indonesia karena perjalanan Indra Sajfri mencari pemain dari satu tempat ke tempat lain. Saya ke Jogja, Solo, Pasuruan, dan Sorong. Tapi dari situ saya sedikit merasakan apa yang dirasakan coach Indra, apalagi dengan minimnya perhatian dari pemerintah pusat,” tambah Mathias.

Andibachtiar Yusuf selaku sutradara menyatakan optimismenya pada film ini akan mendapat sambutan hangat, terutama dari pecinta olahraga sepak bola dan khususnya giboler’s yang keren-keren.

“Yakin (banyak ditonton) dan semoga film ini dibicarakan banyak orang. Menurut saya semua film punya harapan, dan Garuda 19 menggambarkan kondisi sepak bola saat ini. Kita melihat bola hanya di sekitar Pulau Jawa, padahal banyak yang berbakat di daerah lain,” sambut Andibachtiar.

Walaupun Indra Sajfri asli tak hadir di gala premier, namun film ini telah diperlihatkan kepada Indra. Respon pun positif, bahkan pelatih asal Padang itu dikabarkan sempat meneteskan air matanya karena sangat terharu.

“Coach Indra sudah menonton. Cukup terharu dan meneteskan air mata ya. Sekarang beliau memilih mendampingi anak asuhnya di Yogyakarta,” pungkasnya.

Film Garuda 19 sendiri bercerita tentang bagaimana perjuangan Indra Sjafri dalam menemukan bakat Evan Dimas dan rekan-rekannya dari kampung ke kampung. Ikut disampaikan juga bagaimana mirisnya nasib para calon atlet ketika tiba di Jakarta dan tak mendapat fasilitas yang layak.

Film ini sendiri merupakan adaptasi dari buku `Semangat Membatu` karya FX Rudy Gunawan dan Guntur Cahyo Utomo. Rencananya film ini tayang serentak di seluruh bioskop pada 9 Oktober 2014. Nama-nama Ibnu Jamil, Mandala Shoji, Reza Aditya, Bilqis Atari, dan Sumarlin Beta juga ikut memperkuat film ini.