Pelatih Luar Nilai Pemain Timnas Indonesia U-19 Pantas ke A-League Australia

  • Timnas Indonesia U19 tak lolos di Piala Asia U19 atau AFC Cup U-19 2014 yang digelar di Myanmar. Pelatih Indra Sjafri pun siap bertanggungjawab atas kegagalan tim Garuda Jaya ini. Namun pelatih luar negeri malah menilai para pemain Timnas U-19 pantas ke A-League Australia.

Liga Indonesia  - Pelatih Luar Nilai Pemain Timnas Indonesia U-19 Pantas ke A-League Australia

 

Timnas Indonesia U19 tak lolos di Piala Asia U19 atau AFC Cup U-19 2014 yang digelar di Myanmar. Pelatih Indra Sjafri pun siap bertanggungjawab atas kegagalan tim Garuda Jaya ini. Namun pelatih luar negeri malah menilai para pemain Timnas U-19 pantas ke A-League Australia.

Ya, ketika tim dan pelatih sudah dihujat lagi didalam negeri, pelatih tim nasional Australia U19, Paul Okon, malah menyebut para pemain Timnas Indonesia U19 sudah layak untuk merumput di kompetisi kasta tertinggi Australia atau A-League. Paul Okon juga dengan yakin menyebut para punggawa Timnas U19 saat ini akan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di masa yang akan datang.

“A-League? Tentu saja mereka (para pemain Indonesia U19) layak (untuk merumput di A-League Australia),” ujar Paul Okon setelah tim asuhannya mengalahkan Indonesia dengan skor 1-0 di ajang AFC Cup U19 2014.

“Beberapa pemain mereka saya lihat sungguh baik, Evan Dimas? Tentu saja salah satu pemain yang bagus,” sambungnya.

Paul Okon menilai, Timnas Indonesia U19 memiliki banyak pemain potensial. Meskipun kekalahan dari Australia membuat Evan Dimas dan kawan-kawan tersingkir dari turnamen, namun Paul Okon menilai Indonesia sebenarnya beruntung memiliki skuad muda yang tangguh seperti saat ini.

“Saya ingin mengucapkan salam untuk Indonesia untuk laga yang luar biasa. Mereka merupakan tim yang fantastis dan saya pikir seluruh rakyat mereka harus bangga pada mereka.”

“Indonesia sangat bagus dan potensial. Sudah saatnya mereka mereka terjun di tingkat senior Mereka akan punya tim senior yang bagus di masa mendatang. Suatu saat mereka bisa jadi masa depan Indonesia,” pungkas pelatih berusia 42 tahun ini.