Persib vs Persija: Pita hitam untuk Rangga

25

Kapten Persib Maman Abdurahman atas nama para pemain menyatakan berdukacita atas korban tewas Rangga Cipta Nugraha, 22 tahun, warga Jalan Terusan Cimuncang, Pasirleutik, Kabupaten Bandung. Laga Persib melawan Mitra Kukar pada 2 Juni mendatang akan dipersembahkan untuk mengenang Rangga. Para pemain pun akan mengenakan ban pita hitam di lengan kanan pemain. “Saya mewakili teman-teman mengucapkan […]

Kapten Persib Maman Abdurahman atas nama para pemain menyatakan berdukacita atas korban tewas Rangga Cipta Nugraha, 22 tahun, warga Jalan Terusan Cimuncang, Pasirleutik, Kabupaten Bandung.

Laga Persib melawan Mitra Kukar pada 2 Juni mendatang akan dipersembahkan untuk mengenang Rangga. Para pemain pun akan mengenakan ban pita hitam di lengan kanan pemain.

“Saya mewakili teman-teman mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Yang pasti kecewa karena sampai ada korban jiwa. Saya pikir sepakbola bukan ajang untuk bunuh-bunuhan atau perang. Sepakbola untuk bersatu,” ujar Maman yang ditemui di mess Persib Jalan Ahmad Yani, Selasa pagi tadi, seperti dikutip dari simamaung.com.

“Kita akan pake pita item. Dia rela berkorban sampai gitu untuk Persib. Kita harus pake pita item untuk mengenang dia,” tegas Maman.

Menurut Maman, fanatisme dalam bola bagus karena memperlihatkan loyalitas, tapi jika sampai mengambil nyawa maka merupakan kekeliruan besar.

“Fanatisme sebenarnya bagus. Karena dia pasti loyal sama tim yang dibelanya. Saya pikir ini kalau dibilang balas dendam bisa juga. Tapi saya pikir gak perlu lah sampai ada korban jiwa. Kita negara hukum. Kalau memang harus dibawa ke hukum itu ada yang mengurusnya. Yang jelas kalau nyawa dibales nyawa, janganlah. Sepakbola bukan buat perang-perangan,” papar Maman.

Upaya perdamaian antara dua kelompok supporter itu, menurut Maman, sebagai pemain dia sudah mencobanya sejak dirinya bergabung dengan Maung Bandung 4 tahun silam. Namun Maman pun memahami bahwa itu sebuah situasi yang sulit. Karena bukan hanya mendamaikan dua kepala, melainkan massa.

Saat bertanding di kandang Persija, pihak keamanan sudah berhasil menjaga pemain baik ketika berangkat maupun keluar stadion. Namun melihat animo yang tinggi terhadap laga panas ini, ia pun tidak menyangka ada pendukung Persib yang hadir diantara puluhan ribu supporter Persija.