Review Indonesia U19 vs Yaman U19, Indra Sjafri Belum Puas

Meski Timnas Indonesia U-19 menang secara meyakinkan atas Timnas Yaman U-19 lewat skor 3-0, Indra Sjafri mengaku belum puas dengan performa tim secara keseluruhan. Timnas Indonesia U-19 kembali menorehkan hasil positif dalam laga uji coba menghadapi Yaman U-19 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (23/5) malam, Garuda Jaya menang tiga gol tanpa balas. Namun begitu, meski Timnas Indonesia […]

Liga Indonesia  - Review Indonesia U19 vs Yaman U19, Indra Sjafri Belum Puas

Meski Timnas Indonesia U-19 menang secara meyakinkan atas Timnas Yaman U-19 lewat skor 3-0, Indra Sjafri mengaku belum puas dengan performa tim secara keseluruhan.

Timnas Indonesia U-19 kembali menorehkan hasil positif dalam laga uji coba menghadapi Yaman U-19 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (23/5) malam, Garuda Jaya menang tiga gol tanpa balas. Namun begitu, meski Timnas Indonesia U-19 menang secara meyakinkan atas Timnas Yaman U-19, Indra Sjafri mengaku belum puas dengan performa tim asuhannya secara keseluruhan.

Tiga gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Muchlis Hadi pada menit ke-21, Hansamu Yama pada menit ke-26 dan Septian David Maulana pada menit ke-70.

Menurutnya segala evaluasi yang sudah dilakukan pasca kalah dari Myanmar lalu masih sering terulang. Perhatian utamanya ada pada tiga hal, yakni penyelesaian, pertahanan individu, dan mental.

“Syukur alhamdullilah, kita bisa memenangkan pertandingan malam ini. Namun melihat cara bermain anak-anak, kami belum bisa puas. Segala hal yang sudah dievaluasi melawan Myanmar masih sering terulang,” kata Indra usai pertandingan.

Finishing belum bisa dikatakan baik. Dari delapan peluang hanya tiga yang menjadi gol, satu hasil yang belum sesuai dengan harapan kami. Jika bisa memaksimalkannya dengan persentase 60 hingga 70 persen, maka kita baru bisa beralih pada menu latihan selanjutnya.

“Mental pemain juga perlu dibenahi, nanti biar mas Guntur [pelatih mental Timnas U-19] yang menangani. Jadi ada tiga sorotan dalam pertandingan ini, yakni finishing, defending individual, dan mental,” tegasnya.

Sejak menit pertama Timnas Indonesia U-19 langsung mengambil inisiatif serangan. Setelah serangan demi serangan yang dibangun Indonesia gagal, menit ke-21 Garuda Jaya akhirnya mampu memecah kebuntuan. Sebuah tendangan bebas dari Muchlis Hadi mampu bersarang di sisi kanan gawang Yaman. 1-0 Indonesia memimpin.

Sukses memecah kebuntuan membuat Evan Dimas dkk semakin bersemangat menggempur pertahanan Yaman. Hasilnya, lima menit setelah gol pertama, Hansamu Yama mampu membobol gawang Yaman lewat tendangan spektakuler dari luar kotak penalti. Garuda Jaya pun unggul dua gol atas Yaman.

Di babak kedua tensi permainan tak mengendur. Indonesia yang unggul dua gol semakin gencar menggempur pertahanan Yaman. Sementara Yaman hanya sesekali membalas lewat serangan balik memanfaatkan serangan Indonesia yang gagal. Pelatih Indra Sjafri memasukkan Septian David Maulana dan Dinan Javier menggantikan posisi Maldini Pali dan Ilham Udin Armayn.

Hanya enam menit berada di lapangan, Septian David Maulana mampu menambah keunggulan Garuda Jaya pada menit ke-70 lewat sebuah tendangan keras dari dalam kotak penalti.

Yaman sendiri memiliki kesempatan untuk memperkecil kedudukan pada menit ke-79 lewat titik penalti setelah Ravi Murdianto melakukan pelanggaran. Beruntung Ravi Murdianto masih mampu menepis tendangan penalti tersebut.

Skor 3-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit akhir.