Terkait Bobotoh Diserang di Jakarta, Viking Persib Keluarkan Pernyataan

26

Penyerangan terhadap rombongan Bobotoh di Jakarta dalam perjalanan pulang dari Palembang usai mendukung Persib Bandung d laga final Indonesia Super League (ISL) kontra Persipura Jayapura membuat prihatin berbagai pihak. Kini Viking Persib keluarkan pernyataan.

 

Penyerangan terhadap rombongan Bobotoh di Jakarta dalam perjalanan pulang dari Palembang usai mendukung Persib Bandung d laga final Indonesia Super League (ISL) kontra Persipura Jayapura membuat prihatin berbagai pihak. Kini Viking Persib keluarkan pernyataan.

Ya, Viking Persib Klub, selaku wadah Bobotoh pendukung tim Maung Bandung, pun merilis pernyataan sikap atas insiden penyerangan tersebut.

Peristiwa penyerang yang diduga dilakukan oleh para oknum suporter Persija Jakarta, The Jakmania, terhadap rombongan Bobotoh terjadi sejak di Pelabuhan Merak, kemudian berlanjut di kawasan Karawaci, lalu di tol lingkar luar Lebak Bulus.

Berikut ini pernyataan sikap dari Viking Persib Klub:

  1. Kami turut prihatin & menyesalkan telah terjadi peristiwa pencegatan dan perusakan bus rombongan Bobotoh oleh manusia-manusia barbar dibeberapa ruas jalan tol Merak sampai Jakarta. Penyerangan terjadi mulai dari Pelabuhan Merak. sampai Jakarta. Penyerangan terjadi mulai dari Pelabuhan Merak, ruas Tol TB Simatupang, Ps Rebo, Kebon Jeruk sampai Tol Cikarang.
  2. Pencegatan & perusakan itu tidak bisa dipandang sebagai tindakan iseng, melainkan tindakan serius yang dilakukan secara terencana, massif, dan teroganisir. Alat yang digunakan untuk melakukan penghadangan berupa, balok, batu, pedang hingga bom Molotov.
  3. Menuntut pihak kepolisian untuk menindak tegas prilaku kekerasan yang terencana, massif dan teroganisir ini. Menuntut kepolisian untuk memanggil para pengurus Jakmania guna dimintai pertanggungjawaban atas insiden ini. Mengenakan atribut atau tidak, mempunyai kartu anggota atau tidak, sudah jelas dari mana pelaku tindakan barbar ini. Kami menolak penggunaan kata oknum, sudah sangat jelas siapa pelakunya