Wasit Shaun Evans Terpukau Respon Pemain Indonesia

915

Wasit Shaun Evans benar-benar terpukau dengan respon yang diperlihatkan pemain Indonesia saat ia memimpin laga Persib Bandung vs PS TNI.

Liga Indonesia  - Wasit Shaun Evans Terpukau Respon Pemain Indonesia

Wasit Shaun Evans benar-benar terpukau dengan respon yang diperlihatkan pemain Indonesia saat ia memimpin laga Persib Bandung vs PS TNI.

Shaun Evans memang menjadi wasit asing pertama yang dipercaya untuk memimpin pertandingan Liga 1 2017. Debut wasit impor ini dimulai pada pekan 18 antara Persib Bandung dan PS TNI, di Stadion Si Jalak Harupat, akhir pekan lalu yang berlangsung dengan luar biasa.

Evans yang berasal dari Australia bertindak sebagai wasit tengah dengan bantuan dari rekan senegaranya, sosok Brown Wilson Keneth dan Lankrindis George yang bertindak sebagai asisten wasit. Ia mempimpin dengan sangat mencuri perhatian banyak pihak.

Sama sekali tidak ada keluhan berarti dari Evans terkait partai yang ia pimpin, selain ia juga mendapat pujian dari pihak Persib dan PS TNI atas keputusan yang ia buat sepanjang pertandingan. Evans jadi senang dan puas dengan debutnya di Liga 1 kali ini.

“Saya ini hanya menjalankan apa yang menjadi tugas kami di lapangan saja, tidak ada yang istimewa dari hal tersebut. Kami juga sangat terbantu dengan respek yang diberikan para pemain di sini dalam keputusan kami di pertandingan,” ujarnya dengan kagum melalui laman PSSI.

“Menjadi wasit, siapa pun dan dimana pun pasti akan selalu berat, tapi ya yang penting adalah respons dan respek dari semua yang ada di lapangan. Harus enjoy, sopan dan bisa bersahabat dengan pemain, namun tetap tegas dengan aturan yaa.”

Ia sama sekali tidak mempermasalahkan jika pemain ingin melakukan protes asal dengan cara yang sesuai. Evans sudah mengantongi lisensi dari FIFA dan sebelumnya berpengalaman jadi wasit partai Liga Super China dan A-League.

“Semua pemain boleh saja tidak puas dengan keputusan wasit, tapi percaya saja wasit melakukan yang terbaik yang dia bisa. Tidak boleh ada protes berlebihan di lapangan. Yang penting juga kami bisa berkomunikasi dan mendapatkan penglihatan yang baik. Selalu dekat dengan bola juga poin utama kami,” pungkasnya.

Hal ini sempat jadi perbincangan saat laga berlangsung. Banyak yang menduga jika pemain terlihat ‘jinak’ tak seperti biasanya karena faktor dipimpin wasit asing. Kendala bahasa dan rasa sungkan bisa ditenggarai sebagai dasar yang jelas tidak jadi masalah jika berhadapan dengan wasit lokal.