Rudy Gestede Mengaku Dicium Eric Bailly

371

Sepakbola – Rudy Gestede membantah telah digigit Eric Bailly namun Ia mengaku dicium pundaknya oleh pemain asal Pantai Gading itu.

Liga Inggris  - Rudy Gestede Mengaku Dicium Eric Bailly

Sepakbola – Rudy Gestede membantah telah digigit Eric Bailly namun Ia mengaku dicium pundaknya oleh pemain asal Pantai Gading itu.

Rudy Gestede memang mengalami hal tak mengenakkan pada pekan ke-28 saat Manchester United yang sukses meraih poin penuh atas Middlesbrough di Stadion Riverside, Minggu (19/03) malam WIB.

Di laga tersebut Marouane Fellaini dan Jesse Lingard membawa tim tamu unggul terlebih dahulu, sebelum gol Gestede memperkecil ketinggalan.

Sayangnya Antonio Valencia memastikan skuat Jose Mourinho meraup poin penuh dari tim yang saat ini berada di zona merah, terpaut dua poin dari Sunderland yang menjadi juru kunci.

Akan tetapi di penghabisan laga terjadi insiden yang kurang menyenangkan dimana Gestede dan Bailly terlihat cekcok.

Dalam tayangan televisi terlihat Gestede mendorong Bailly di kotak penalti United dan berdebat.

Tidak terima, Bailly langsung menghampiri Gestede dan striker Boro itu melingkarkan tangannya ke leher dan dibalas dengan gerakan kepala Bailly ke arah pundak sang striker seakan-akan menggigit, seperti yang dilakukan Luis Suarez kepada Giorgio Chiellini.

Gestede pun membantah telah digigit Bailly dan malah mengaku dicium Bailly.

“Kami sempt berdebat, bukan masalah yang besar,” aku Gestede.

“Dia memberikan pelukan dan ciuman kepada saya. Saya tidak merasakan apapun.”

“Ben [Gibson, bek Boro] merasa Bailly telah menggigit saya, jadi itu sebabnya Ia bereaksi seperti itu. Tapi saya berkata kepadanya bahwa kami hanya berbicara, tidak ada masalah.”

Kabarnya, perdebatan itu berlanjut di lorong menuju ruang ganti ketika laga usai, namun Mourinho dan Steve Agnew membantah adanya insiden lanjutan.

Bailly sendiri pun tidak mengatakan apa-apa dalam unggahan di sosial media Twitter usai insiden tersebut.

Pria berusia 22 tahun itu malah mengutarakan kebahagiaannya meraih tiga poin dengan susah payah.

“Kami tahu bagaimana bermain dengan serius dan berjuang hingga menit terakhir. Tiga poin yang layak.”