Ada Konspirasi Jatuhkan Barcelona?

Mantan presiden FC Barcelona, Joan Gaspart bantah adanya konspirasi untuk menjatuhkan Azulgrana dan merasa hukuman kepada Neymar terlalu berat.

Joan Gaspart - FC Barcelona
Joan Gaspart - FC Barcelona

Berita Bola, Liga Spanyol – Joan Gaspart yakin tidak ada konspirasi untuk menjauhkan FC Barcelona dari Real Madrid yang saat ini memimpin klasemen.

Los Blancos mempunyai kans besar untuk menjadi juara Liga Spanyol setelah memimpin klasemen dengan torehan 72 poin, terpaut tiga poin dengan sang rival, Barca yang ada di posisi dua.

Barcelona mempunyai kans besar untuk melewati El Real di akhir pekan silam, setelah tim asal ibukota itu ditahan imbang Atletico Madrid, 1-1.

Sayangnya anak asuh Luis Enrique gagal mengatasi Malaga di La Rosaleda setelah kalah secara mengejutkan dengan skor akhir 2-0.

Bukan hanya itu, Neymar pun dikenai hukuman akumulasi kartu karena dianggap melakukan hadangan yang keras kepada pemain Malaga.

Sialnya pemain asal Brazil itu pun harus absen tiga laga karena dikenai sanksi oleh Komite Kompetisi Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), karena dianggap menghina wasit dengan bertepuk tangan kala berjalan menuju lorong ganti pakaian.

Menurut Joan Gaspart, tuduhan teori konspirasi untuk menggagalkan Barca tidak lah ada, tidak seperti yang menjadi anggapan khalayak umum.

“Sanksi yang dijatuhkan [kepada Neymar] bagi saya terkesan salah dan seakan kurang sensitif,” tutur Gaspart, kepada SportYou.

“Media menterjemahkan tepuk tangan itu sebagai penghinaan kepada ofisial keempat. Kenapa? Andai dia meludahi dan menendang [wasit sehingga layak dikenai sanksi]…. tapi bertepuk tangan kepadanya?” tambah eks presiden yang melepas Luis Figo ke Real Madrid itu.

“Teori konspirasi? Saya tidak percaya dengan itu. Jika memang ada, maka Madrid sudah unggul 20 poin. Saya ini wakil presiden RFEF dan jika saya percaya kepada teori tersebut, maka saya tidak akan ada di posisi ini. Hari di mana saya percaya bahwa sepak bola Spanyol sudah diatur [pemenangnya], maka saya sudah tidak ada di posisi yang saya duduki saat ini.”

“Apakah jantung saya berdebar dan berteriak histeris atas segala sesuatu yang sudah diatur [pemenangnya]? Tidak.”

“Neymar bisa diusir dari lapangan, tapi Ia sebelumnya harus berhadapan dengan setengah tim utama lawan karena mereka menendang dan menghadangnya. Mereka melakukan segala cara.”

“Tetap saja, para suporter Barca tidak seharusnya menilai sesuatu dengan konspirasi. Pertandingan di Malaga dan di Turin [kontra Juventus di Liga Champions] kalah karena alasan sepak bola dan tidak berhubungan dengan ofisial.”

Sepakbola.cc