Antoine Griezmann BALAS Kritikan Ribery

  • Penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann, membalas perkataan Ribery dan mengatakan bahwa dirinya sudah berada di jalur yang tepat. Griezmann menanggapai perkataan Ribery yang sebelumnnya menyebutkan bahwa dirinya bukanlah pemain kelas dunia. Sebelumnya Ribery mengatakan bahwa Griezmann memang merupakan pemain bagus, namun ia menilai bahwa orang-orang terlalu cepat untuk menyebutnya pantas menerima Ballon d’Or hanya karena […]

Frank Ribery - Antoine Griezmann

Liga Spanyol  - Antoine Griezmann BALAS Kritikan Ribery

Penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann, membalas perkataan Ribery dan mengatakan bahwa dirinya sudah berada di jalur yang tepat.

Griezmann menanggapai perkataan Ribery yang sebelumnnya menyebutkan bahwa dirinya bukanlah pemain kelas dunia. Sebelumnya Ribery mengatakan bahwa Griezmann memang merupakan pemain bagus, namun ia menilai bahwa orang-orang terlalu cepat untuk menyebutnya pantas menerima Ballon d’Or hanya karena bermain bagus dalam satu tahun terakhir.

Ribery menegaskan bahwa penyerang berusia 25 tahun itu harus membuktikan selama 10, 12 hingga 15 tahun bila ingin menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Pemain Bayern Munchen itu sendiri menyebut bahwa dirinya sudah berada di level teratas selama kurang lebih 10 tahun.

Mendengar pernyataan seniornya di timnas Prancis itu, Griezmann memilih untuk tak memancing kontroversi dan mengatakan bahwa ia ingin membuktikan bahwa dirinya bisa tampil konsisten di tahun-tahun yang akan datang.

“Saya akan terus bekerja keras,” ujar Griezmann kepada Eurosport. “Seperti perkataannya, mari kita lihat di akhir jenis pemain seperti apakah saya, namun yang saya tahu bahwa saya sudah berada di jalur yang tepat.┬áSetiap orang bebas berpendapat. Misalanya ayah saya, baginya saya adalah pemain terbaik dunia, juga bagi para pendukung Atletico Madrid.”

Selain Griezmann, presiden Atletico Madrid, Enrique Corezo, juga menanggapi pernyataan dari Ribery. Corezo mengatakan: “Ribery sedikit lebih tua [dari Griezmann]. Kita harus memaafkannya karena dia dulu adalah pemain yang hebat.”