Barcelona Berselisih Soal Hobi Socmed Gerard Pique

  • Perselisihan melanda skuad Barcelona menyangkut kebiasaan social media Gerard Pique. Dua pemain yang paling terganggu adalah Lionel Messi dan Javier Mascherano.

 

Perselisihan melanda skuad Barcelona menyangkut kebiasaan social media Gerard Pique. Dua pemain yang paling terganggu adalah Lionel Messi dan Javier Mascherano.

Sebagai akibat dari keresahan para pemain, Barcelona telah meminta melalui agen Pique, Arturo Canales, agar mendorong kliennya untuk menggunakan sosial media Periscope secukupnya, menurut laporan media-media Spanyol.

Pada hari Selasa, bek setinggi 190 centimeter itu dijatuhkan oleh seorang penggemar remaja yang tidak menyukai dirinya kena syuting sebuah episode di Periscope di dalam ruangan perusahaan game komputer, Kerad Games.

Kecanduan Periscope dari bek tengah Barcelona Gerard Pique telah mendorong klub untuk mencari panduan media sosial dan presiden La Liga Javier Tebas mengatakan liga sedang mengevaluasi hal-hal semacam itu.

Media Spanyol Diario Sport mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya dalam klub mengatakan, ada kekhawatiran bahwa kebiasan Gerard Pique berbagi foto-foto tim di media sosial selama perjalanan klub bertentangan dengan keinginan klub untuk menjaga privasi pada waktu tertentu. Misalnya, sumber mengatakan kepada Sport bahwa wartawan tidak diizinkan untuk melakukan perjalanan bersama dengan anggota tim dan akses fan ke skuad tim juga dibatasi selama perjalanan.

Pique memasang video live chat pada hari Minggu saat tim melakukan perjalanan pulang dari kemenangan 4-0 mereka atas Eibar.

Menurut sebuah laporan di AS.com, rekan-rekan setim Pique juga mengeluhkan video live chat di pesawat. Javier Mascherano meminta agar ia tidak direkam saat melakukan percakapan dengan istrinya, sementara Lionel Messi tidak ingin menjawab sebuah pertanyaan. Seorang ofisial klub, Pepe Costa, meminta Pique untuk berhenti melakukan rekaman, kata laporan itu.

Pique sebelumnya mengatakan ia menggunakan media sosial untuk memerangi apa yang disebut manipulasi oleh media Spanyol di Madrid, yang ia tuduh telah mengedit satu komentar yang dibuatnya usai sebuah laga.

Pemain internasional Spanyol berusia 28 tahun itu telah menghadapi pemeriksaan dari komite anti-kekerasan liga untuk berbagai twit kontroversial yang ia kirimkan untuk mengolok-olok Real Madrid.