Hasil dan Skor Akhir PSG vs Barcelona, Liga Champions 1/10/2014

18

Paris Saint Germain telah mengirim pesan penting ke seantero Eropa pada Selasa malam setelah mereka secara gemilang mengalahkan Barcelona 3-2 di bentrokan Grup F Liga Champions. Pertandingan penuh dengan serangan berkualitas dari kedua tim dari awal sampai akhir. Pelatih Barcelona Luis Enrique mungkin menunjuk kesalahan kiper dan sistem pertahanan mereka dalam analisis pasca-pertandingan sebagai alasan atas kekalahan klub Catalan itu. […]

Liga Champions Liga Spanyol  - Hasil dan Skor Akhir PSG vs Barcelona, Liga Champions 1/10/2014

Paris Saint Germain telah mengirim pesan penting ke seantero Eropa pada Selasa malam setelah mereka secara gemilang mengalahkan Barcelona 3-2 di bentrokan Grup F Liga Champions.

Pertandingan penuh dengan serangan berkualitas dari kedua tim dari awal sampai akhir.

Pelatih Barcelona Luis Enrique mungkin menunjuk kesalahan kiper dan sistem pertahanan mereka dalam analisis pasca-pertandingan sebagai alasan atas kekalahan klub Catalan itu. Gol dari David Luiz, Marco Verratti dan Blaise Matuidi memastikan kemenangan menghibur untuk sang juara Prancis.

Tuan rumah PSG tampil tanpa Zlatan Ibrahimovic. Tapi ternyata, pasukan Laurent Blanc bermain cukup baik tanpa Zlatan. Sistem football possession mereka yang tajam merobek pertahanan Barcelona setiap kali, terutama untuk gol ketiga Matuidi.

Tidak butuh waktu lama bagi kedua tim untuk segera masuk ke cara mereka bermain, dan pemenang empat kali Ballon d’Or Lionel Messi tampak dalam semangatnya saat ia mengontrol bola di tahap pembukaan laga. Tapi Barcelona – yang sejauh ini tidak kebobolan gol di awal musim liga domestik – kebobolan setelah sepuluh menit gara-gara David Luiz.

Mantan target transfer Barca itu memanfaatkan sebuah umpan silang dari Lucas Moura dan kemudian mengecoh Javier Mascherano, untuk menembak bola melewati kiper muda Marc-Andre ter Stegen di antara kedua tiang gawang. Namun Messi menunjukkan semangatnya hanya dua menit kemudian. Sebuah pertukaran satu-dua dengan Andres Iniesta di tepi kotak PSG selesai dengan satu sepakan Messi ke pojok bawah gawang.

Sepakbola menyerang diperagakan dengan penuh percaya diri dan tarik serta mengalir dengan penuh keteraturan dari kedua belah pihak sepanjang babak pertama.

Namun PSG segera memimpin sebelum masa turun minum. Sebuah salah paham antara ter Stegen dan Ivan Rakitic memungkinkan si mungil Marco Verratti mencetak header di tiang jauh setelah sebuah sepak pojok.

Eksekutor sepak pojok Lucas tampil bersemangat sepanjang malam tadi dan membuat bek kiri Jordi Alba lari keteteran mengikuti langkahnya. Dia juga ikut berpartisipasi saat PSG melakukan tekanan ke depan sebelum berbalik menderita tekanan dari Barcelona di babak kedua.

Ada lebih banyak gol yang akan datang dalam periode kedua, lagi-lagi dengan kualitas brilian. PSG memperpanjang keunggulan mereka setelah Gregory van der Wiel memberi sebuah umpan silang rendah yang matang dari sisi kanan, dengan bola diterkam oleh Matuidi di tiang jauh hanya sepuluh menit memasuki babak kedua.

Pada saat itu terlihat akan sangat sulit bagi Barcelona untuk mengubah posisi skor.

Untuk kedua kalinya tim Catalan memukul balik segera. Tapi kali ini Neymar yang melakukannya, dengan sentuhan akhir yang berkelas. Selagi bola memantul kembali kepadanya di tepi area penalti setelah sebuah umpan silang, pemain Brasil itu mengendalikan dan memasukkan bola ke jaring Salvatore Sirigu.

Tim Catalan berusaha terus melakukannya di menit-menit akhir laga, tapi tidak dapat menemukan terobosan. Barca mengurung sang juara Prancis untuk sekitar setengah jam sebelum akhir pertandingan, tetapi ketiadaan umpan silang dari kedua full back mereka  menjadi penyebab kegagalan.

PSG tetap berusaha kompak, tidak pemecah rekor Liga Champions Xavi – yang membuat penampilan ke-143 sebagai pemain pengganti – untuk bisa merekayasa jalan masuk ke pertahanan PSG.

PSG: Sirigu; Van der Wiel, Marquinhos, David Luiz, Maxwell; Verratti (Cabaye 71), Motta, Matuidi; Lucas (Bahebeck 90), Cavani, Pastore (Chantome).

Barcelona: Ter Stegen; Alves (Sandro 83), Mascherano, Mathieu, Alba; Rakitic (Xavi 69), Busquets, Iniesta; Pedro (Munir 62), Messi, Neymar.