Hasil Real Sociedad vs Barcelona 10 April 2016

Hasil Real Sociedad vs Barcelona — Laga Liga Spanyol ini berlangsung di Stadion Anoeta Senin dinihari dengan kick off terjadi pada pukul 01.30 WIB dan tuan rumah sudah mengejutkan juara bertahan dengan golnya di menit kelima.

Hasil Real Sociedad vs Barcelona — Laga Liga Spanyol ini berlangsung di Stadion Anoeta Senin dinihari dengan kick off terjadi pada pukul 01.30 WIB dan tuan rumah sudah mengejutkan juara bertahan dengan golnya di menit kelima.

Barcelona memang dijagokan untuk menang tapi sudah dalam enam laga tandang terakhir ke Anoeta, Barcelona gagal mencatatkan kemenangan. Dan pada laga Senin dinihari WIB ini, mereka sudah lebih dulu unggul atas juara bertahan Barcelona.

HASIL REAL SOCIEDAD vs BARCELONA

[tabby title=”LIVE SCORE”]

Gol menit kelima itu sebenarnya terjadi ketika Barcelona tengah getol-getolnya menyerang. Dalam satu serangan balik, bola dari sayap kanan berhasil dicungkil oleh Mikel Oiarzabal guna melewati kiper Bravo. Skor pun kini berubah menjadi 1-0 untuk Barcelona.

Real Sociedad nyaris menjadikannya 2-0 di akhir babak pertama ketika David Zurutuza berhasil mengiris pertahanan Barca setelah membuat satu langkah terobosan ke dalam kotak penalti. Dia mengirim bola kepada bek kiri Alberto de la Bella, tapi ia memotong terlalu ke dalam dan tembakannya diblok oleh pertahanan Barca yang dengan panik mundur.

Barcelona dibuat membisu selama 20 menit pertama sampai tiba saatnya Messi menerobos masuk sebelum ditebang oleh para pemain belakang tuan rumah pada jarak 25 meter dari gawang, jarak yang sangat berbahaya mengingat reputasi Messi. Setelah itu baru pada menit 34 Barcelona melancarkan serangan berbahaya berikutnya. Neymar mengumpankan ke Arda Turan, namun tembakan pemain Turki itu berhasil diredam oleh kiper Bravo.

Catatan statistik di babak pertama memperlihatkan, Barcelona menguasai bola sebanyak 73%, namun gagal menemukan jalan untjuk menembus pertahanan tuan rumah. Bahkan sepanjang babak pertama, mereka hanya bisa melakukan dua peluang jelas saja. Luis Enrique dengan segera melakukan dua perubahan. Andres Iniesta masuk menggantikan Rafinha, dan Jordi Alba yang suka bermain melebar masuk menggantikan Arda Turan. Masih merasa tidak cukup dengan dua rotasi itu, menit 71 Ivan Rakitic masuk menggantikan Sergi Roberto. Tiga penggantian hingga menit 71 dan Real Sociedad baru melakukan satu kali pergantian pemain.

Babak kedua, Barcelona memiliki empat peluang jelas. Yang pertama terjadi di menit 54 ketika Iniesta melepaskan tembakan keras jarak jauh namun berhasil ditepis oleh kiper Geronimo Rulli. Kemudian kesempatan emas kedua terjadi menit 62 ketika satu tendangan bebas Neymar meleset tipis saja di sisi gawang dengan kiper Rulli lagi-lagi sempat menepisnya. Peluang berikutnya terjadi menit 74 ketika satu tembakan Messi hasil umpan Pique berhasil diblok, lagi-lagi, oleh kiper Rulli. Dan terakhir di menit 88 melalui Messi, yang dalam posisi tidak terjaga di dalam kotak penalti. Namun posisinya kagok dan dan ia menyambut umpan dari sisi kanan itu dengan kepalanya, yang jatuh ke pelukan kiper Rulli.

Pertandingan belum selesai setelah di menit 92 Iniesta kembali melakukan serangan, namun kiper Rulli lagi-lagi melakukan penyelamatan hebat. Skor bertahan 1-0 sampai detik terakhir laga dan Barcelona kini mencicipi kekalahan kedua setelah laga El Clasico. Jaraknya dari Atletico Madrid kini tinggal tiga poin saja, dan 4 poin dari Real Madrid!!

[statsfc-live key=”DMWyy1OVORbOMAg3bAoLXAZ3jq1FIg8BFUfYikpJ” team=”Barcelona” upcoming=”true” goals=”true” show_badges=”true”]

[tabby title=”Susunan Pemain”]

Munir El Haddadi masuk menggantikan Luis Suarez yang tengah kena skorsing untuk perjalanan Barcelona ke Real Sociedad di La Liga Senin dinihari WIB. Pemain berusia 20 tahun itu masuk ke dalam susunan pemain untuk membantu Lionel Messi dan Neymar di garis depan selagi tim tamu berusaha menjauh dengan jarak enam poin di puncak klasemen.

Andres Iniesta dan Ivan Rakitic turun ke bangku cadangan, dengan Rafinha dan Arda Turan yang tengah fit kembali ke starting XI.

Bagi tuan rumah, manajer Eusebio Sacristan membuat tiga perubahan ke skuad yang berhasil mengklaim kemenangan 2-1 di Sevilla terakhir kali. Yuri Berchiche dan Markel Bergara keduanya diskors untuk pertandingan ini, sementara padat bek Inigo Martinez absen karena cedera. Akibatnya, Aritz Elustondo dan Alberto de la Bella masuk ke posisi empat bek, sementara Esteban Granero bergabung dengan tiga pemain di lini tengah.

Real Sociedad: Rulli; Elustondo, Reyes, Mikel, De la Bella; Prieto, Granero, Illarra; Oyarzabal, Vela, Zurutuza
Cadangan: Bardaji, Bruma, R. Pardo, Zaldua, Héctor Hdez, Jonathas, Zubeldia

Barcelona: Bravo; Pique, Mascherano, Alves, S.Roberto; Busquets, Arda, Rafinha; Messi, Neymar, Munir
Cadangan: Ter Stegen, Rakitic, Iniesta, Bartra, Jordi Alba, Adriano, Vermaelen

[tabby title=”Prediksi”]

Apa persamaan dari Pep Guardiola, Tito Vilanova, Tata Martino dan Luis Enrique? Mereka semua kalah di Stadion Anoeta kandang Real Sociedad, meskipun selalu menjadi favorit berat pada laga itu. Ini tampaknya tidak ada kaitannya dengan performa Real Sociedad akhir-akhir ini. Mereka cuma ingin bagaimana terus mendapatkan hasil yang baik melawan sang juara bertahan La Liga.

Selagi Barcelona tandang ke kota Basque untuk pertandingan liga penting melawan La Real, mereka sudah kehilangan lima poin dalam dua pertandingan terakhir mereka, dan keunggulan di puncak liga mereka mungkin akan semakin menipis jika mereka kalah lagi.

Coba lihat musim 2010-2011. Itu adalah musim pertama Real Sociedad di La Liga sejak mereka terakhir kali dipromosikan. Mereka finish di urutan ke-15 yang cukup terhormat, tapi Barcelona jelas lebih unggul. Mereka punya 96 poin dan dimahkotai juara. Tambahkan dengan fakta bahwa Barcelona tengah menjalani 31 pertandingan liga tak terkalahkan saat pergi ke Anoeta. Kebanyakan dari hasil liga itu berakhir dengan skor 5-0 atas Real Madrid.

Skuad Pep Guardiola saat itu benar-benar percaya diri, terutama setelah unggul 1-0 di menit ke-71. Kemudian, Diego Ifrán dan Xabi Prieto (penalti) mencatatkan diri di papan skor dan membalik skor menjadi 2-1.

Setelah itu di musim 2011-2012, masih dengan Pep sebagai bos Barcelona, tim mendapatkan hasil imbang 2-2 dari klub San Sebastián tersebut. Namun, hasil itu masih terhitung mengecewakan karena mereka sempat memimpin 2-0 sampai menit ke-60. Real Sociedad finish di urutan ke-12, sementara Barcelona adalah urutan kedua musim itu.

Musim 2012-2013 adalah sesuatu yang lain. Di bawah Tito Vilanova, Barcelona belum pernah kalah di liga musim ini menuju ke matchday ke-20. Di Anoeta, Barcelona lagi-lagi unggul 2-0, kali ini setelah hanya 25 menit. Tentunya, Barca setidaknya bisa mendapatkan hasil imbang dari itu? Kemudian, Chori Castro membalas satu gol, dan Javier Mascherano mencetak gol bunuh diri. Sungguh frustasi, tapi setidaknya itu akan menjadi hasil imbang, kan? Nggak. Pada tambahan waktu, Imanol Agirretxe berhasil mencatatkan skor 3-2. Itu salah satu dari hanya dua pertandingan sepanjang musim di mana Barcelona kalah di La Liga.

Musim 2013-14 di bawah Tata Martino, Barcelona memiliki dua perjalanan ke Anoeta. Pertama, itu adalah dalam rangka piala domestik. Barcelona telah memenangkan leg pertama 2-0, dan dengan demikian, hasil imbang 1-1 di San Sebastián itu bukan masalah besar. Bisakah Barcelona akhirnya menang di Anoeta pada leg kedua mereka musim itu? Jawabannya adalah tidak. Ini dimulai dengan gol bunuh diri Alex Song, yang dibatalkan oleh Lionel Messi segera setelah itu.

Tapi kemudian, La Real mengambil alih dan mencetak dua gol lagi pada kisaran menit 60 dan 70 untuk membuatnya menjadi 3-1 dan kekalahan ini menjadi sangat penting bagi Blaugrana, yang kalah tipis untuk meraih gelar liga.

Musim lalu, Luis Enrique memiliki celah untuk mengakhiri kutukan Anoeta. Sebaliknya, pertandingan itu mungkin contoh paling terkenal itu. sang pelatih telah memutuskan untuk mempertahankan Neymar dan Messi di bangku cadangan setelah jeda internasional. Jordi Alba mencetak gol bunuh diri – yang ketiga kalinya dalam beberapa perjalanan liga ke Anoeta bahwa Barcelona kebobolan melalui gol bunuh diri – hampir tepat setelah kickoff, dan Barcelona kalah 0-1.

Luis Enrique kena marah dan Andoni Zubizarreta dipecat sebagai direktur olahraga. Namun, Barcelona pulih dari kekalahan itu dan memenangkan treble dengan penuh gaya.

Jadi Anda bisa lihat di sana. Empat pelatih, enam pertandingan, dua kali seri, empat kekalahan di kandang Real Sociedad, Anoeta. Ini bukan hanya hasil, tapi bagaimana mereka bermain.

Real Sociedad selalu ketinggalan lebih dulu di empat pertandingan tersebut. Ketinggalan 0-1 untuk membuatnya 1-1, lalu dari 0-1 menjadi 2-1, lagi dari 0-2 menjadi 2-2, dan kemudian bahkan dari 0-2 untuk membuatnya 3-2.

Barcelona mencetak tiga gol sendiri dalam enam pertandingan, termasuk selama tiga pertandingan terakhir di ajang liga. Mengingat ini adalah selama rentang waktu yang lama, tim Barcelona dan tim Real Sociedad telah berubah secara signifikan dari tahun ke tahun. Mengingat kekuatan relatif mereka, Barca adalah favorit kuat setiap kali. Dan mereka bahkan memiliki keuntungan tambahan di sebagian besar pertandingan tersebut. Namun, mereka selalu tersandung dalam apa yang tampaknya menjadi sesuatu yang sulit untuk dijelaskan.

Jadi, Barcelona menghadapi tugas yang sama sekali tidak mudah nanti malam.

[tabbyending]

Sepakbola.cc