Javier Tebas Selidiki Kasus Mengerikan Roman Zozulya

Sepakbola – Javier Tebas berjanji akan menyelidiki kasus mengerikan Roman Zozulya. Kasus ini memang sangat menghebohkan di Spanyol.

Javier Tebas

Gilabola.com –┬áJavier Tebas berjanji akan menyelidiki kasus mengerikan Roman Zozulya. Kasus ini memang sangat menghebohkan di Spanyol.

Javier Tebas, Presiden LFP, berjanji akan melancarkan investigasi terhadap tuduhan yang dilayangkan kepada Roman Zozulya dan akan bertindak tegas.

Nama Roman Zozulya menjadi pusat perbincangan saat ini di sepak bola Spanyol setelah ia dituduh terlibat kelompok paramiliter neo Nazi.

Tuduhan tersebut muncul setelah ia menggunakan baju berlambang negara Ukraina, namun disalahartikan oleh seorang jurnalis. Jurnalis tersebut meyakini bahwa lambang baju Zozulya itu adalah logo kelompok separatis neo Nazi.

Namun setelah disanggah oleh Real Betis, selaku klub yang memiliki kontrak atas dirinya, harian tempat jurnalis bekerja kemudian menarik artikel bernada fitnah itu.

Apa lacur, nasib Roman Zozulya sudah tercoreng atas tuduhan tersebut, karena Rayo vallencano membatalkan peminjamannya, 15 jam setelah diumumkan ke publik, Selasa (31/01) kemarin.

Pihak Rayo sendiri bersikap demikian karena mendapatkan tekanan dari para suporter yang mendatangi ke tempat latihan klub.

Para pemain Real Betis bahkan mengutuk tuduhan tersebut dan memberikan dukungan kepada Zozulya, serta meminta adanya penyelidikan menyeluruh.

EFA (Asosiasi Pesepakbola Spanyol) pun langsung bergerak dengan meminta penjelasan dari Rayo Vallecano, bersama Javier Tebas.

Menurut Tebas, akan ada pertemuan kedua nanti untuk menganalisa atas apa yang telah terjadi dengan pembatalan peminjaman Zozulya dari Real Betis.

“Jika dalam pembicaraan nanti ada pemaksaan yang jelas, atau presiden Rayo atau para pemain merasa dirinya terancam, [maka] saya akan mengajukan penyelidikan kriminal,” ujar Tebas seperti dikutip dari Marca.

“Ini adalah sikap yang tidak bisa diterima di Spanyol. Para pemain seakan memiliki keterbatasan hak asasinya, yang terkadang hanya bisa dilakukan oleh seorang hakim.”

“Jadi jika saya merasa atau ada indikasi sikap pemaksaan kehendak, maka saya tidak akan ragu melaporkan ke pihak berwajib atas tuduhan aksi kriminal kepada yang telah melakukannya.”

Sepakbola.cc