Luis Suarez Menangis Kunjungi Klub Masa Kecilnya

Siapa yang sangka? Luis Suarez yang sangar itu ternyata bisa meneteskan air mata saat mengunjungi klubnya semasa kecil dulu.

Liga Spanyol  - Luis Suarez Menangis Kunjungi Klub Masa Kecilnya

Liga Spanyol – Penyerang FC Barcelona Luis Suarez terlihat menangis ketika mengunjungi bekas klubnya semasa kecil, Club Nacional de Football di Uruguay.

Luis Suarez tidak bisa menahan haru ketika meresmikan lapangan latihan di bekas klub semasa kecilnya dahulu, saat masih merumput di Uruguay.

Lapangan yang diberi nama Luis Alberto Suarez tersebut berada di komplek latihan Los Cespedes kepunyaan Nacional.

Dalam peresmian tersebut terlihat juga Sofia Balbi, sang istri bersama kedua anaknya di atas panggung untuk menerima penghormatan dari para pemain muda Nacional.

Berbicara soal Nacional, klub tempatnya tumbuh kembang semasa kecil, Luis Suarez mengaku bersyukur bisa diberikan kesempatan untuk membuktikan diri.

“Perasaan [saya] penuh dengan emosi dan kebahagiaan. Untuk waktu yang lama saya tidak bisa datang ke sini. Mungkin semua orang bisa memakluminya sebab padatnya jadwal kompetisi sulit untuk dikompromikan,” ujar pemain yang dijuluki El Pistolero itu.

“Saya ingin anak-anak saya bisa melihat dari mana saya datang, di mana saya lahir sebagai pesepak bola,” tambahnya sambil berlinang air mata.

Mengenang masa kecilnya, Luis Suarez mengingat ia dan rekan-rekannya selalu kesulitan untuk bermain karena buruknya lapangan yang dimiliki Nacional.

Namun kini dengan pengunaan rumput sintetis, ia berharap para pemain muda Nacional bersyukur dan mempergunakan peluang tersebut sebaik-baiknya.

“Apa yang kalian miliki harus disyukuri. Itu sebuah kesempatan besar,” lanjutnya.

“Meski para pemain muda akan melakoni waktu-waktu yang teramat sulit di usia 13, 14, 15 atau 18 tahun, atau di usia berapapun, kalian harus menikmati apa yang kalian pilih.”

“Selain itu jangan mudah menyerah, sebab setiap dari kalian mempunyai kebanggaan sehingga tidak boleh menyerah,” ucapnya.

“Saya berkata demikian karena saya pernah melalui banyak hal dan di sini, di Nacional saya selalu diperlakukan dengan baik.”

“Saya merasa beruntung ada lapangan atas nama saya dan saya sangat berterima kasih kepada Nacional,” tutupnya.