Suporter Celtic Dukung Palestina, Dihukum UEFA

84

Glasgow Celtic terancam tidak akan disaksikan para suporternya usai aksi para fansnya di laga kualifikasi Liga Champions kontra Hapoel Beer-Sheva. Klub asal Skotlandia Glasgow Celtic terancam mendapatkan sanksi pelarangan dihadiri penonton di salah satu laga atau dikenai hukuman denda oleh UEFA. Ancaman tersebut muncul setelah para suporter Celtic mengibarkan bendera Palestina di laga kualifikasi Liga […]

Glasgow Celtic terancam tidak akan disaksikan para suporternya usai aksi para fansnya di laga kualifikasi Liga Champions kontra Hapoel Beer-Sheva.

Klub asal Skotlandia Glasgow Celtic terancam mendapatkan sanksi pelarangan dihadiri penonton di salah satu laga atau dikenai hukuman denda oleh UEFA.

Ancaman tersebut muncul setelah para suporter Celtic mengibarkan bendera Palestina di laga kualifikasi Liga Champions kontra klub asal Israel, Hapoel Beer-Sheva, Kamis (18/8).

Dalam laga tersebut, tribun penonton penuh dengan bendera Palestina yang dikibarkan oleh para suporter berjulukan Green Brigade.

Liga Inggris  - Suporter Celtic Dukung Palestina, Dihukum UEFA

Kejadian serupa pernah terjadi dua tahun lalu kala menghadapi KR Reykjavik dan dikenai denda Rp 275 juta.

Kala itu, UEFA sebagai organisasi sepak bola Eropa menganggap Celtic tidak bisa mengorganisir para suporternya dengan baik.

“Komite Kontrol, Etika dan Disiplin UEFA mengambil tindakan setelah perwakilan (UEFA) melihat adanya pengibaran bendera di kualifikasi Liga Champions melawan KR Reyjkavik,” tulis pernyataan UEFA kala itu.

“UEFA melihat pengibaran bendera Palestina sebagai simbol politis karena konflik dengan Israel di daerah tersebut masih berlangsung.”

“Penggunaan gestur, perkataan, objek atau yag lainnya untuk menyiarkan apa pun pesan yang tidak cocok dengan kegiatan olahraga, khususnya pesan yang berbau politis, ideologis, relijius dan provokatif tidak akan ditoleransi.”

Di insiden kali ini, disebut-sebut suporter Celtic bahkan sudah siap dengan pengumpulan dana demi membayar sanksi yang mungkin diterapkan oleh UEFA.

“Orang Skotlandia menyukai underdog dan para suporter Celtic memberikan dukungan penuh kepada Palestina. Fans Celtic akan selalu mendukung Palestina, terlepas adanya aturan yang diterapkan dan laga kontra Hapoel bukan pertama kalinya fans Celtic memberikan dukungan kepada Palestina, dan tidak akan menjadi dukungan yang terakhir,” ujar Abdul Hussain, seorang fans Celtic keturunan Timur Tengah seperti dikutip dari Middle Easte Eye.

Dukungan seperti ini bukanlah hal yang aneh bagi tim besutan Brendan Rodgers.

Setiap bersua FC Barcelona di laga Liga Champions, fans The Bhoys selalu mengibarkan bendera Katalunya sebagai solidaritas dan dukungan atas kemerdekaan salah satu provinsi di Spanyol tersebut.