Frank de Boer, Paling Singkat Melatih di Premier League

Hanya lima pertandingan saja Frank de Boer dipecat Crystal Palace, Senin (11/9). Manajer itupun jadi pelatih yang paling singkat mengasuh klub di Liga Inggris.

Liga Inggris  - Frank de Boer, Paling Singkat Melatih di Premier League

Untuk rekor tersingkat dan terburuk melatih di tim Liga Inggris, pemain asal Belanda berusia 47 tahun itu kalahkan Les Reed yang dipecat setelah hanya tujuh pertandingan di Charlton Athletic pada November – Desember 2006.

Bersama De Boer, Crystal Palace gagal meraih satupun poin, bahkan mencetak sebiji gol pun di ajang Liga Premier musim ini.¬†Faktanya, De Boer tak hanya pecahkan satu rekor, ia sukses ‘menghancurkan yang lain’, karena menjadi satu-satunya manajer yang tidak pernah melihat timnya mencetak gol dalam lima pertandingan Liga Premier selama ia menjabat sebagai pelatih.

Mantan bos Inter Milan – yang juga hanya bertahan 85 hari saja di Italia – mainkan empat pertandingan di Liga Premier dan satu laga di ajang Piala Carabao.

Crystal Palace sempat menangkan pertandingan di ajang Carabao, di mana Palace menang 2-1 atas tim Championship, Ipswich Town FC. Tapi, itu saja yang berhasil diraih De Boer bersama Palace dan tak cukup untuk mempertahankan pekerjaannya.

The Eagles memulai musim ini di bawah asuhan De Boer – yang hanya bertahan 77 hari di Palace. Prestasi klub itu terbilang menjadi yang paling buruk dalam sejarah Liga Premier.

Palace menjadi satu-satunya tim yang selalu kebobolan dalam empat game perdana mereka, dan juga selalu gagal mencetak gol.

De Boer sekarang ‘memegang kehormatan’ atas masa jabatannya yang terpendek sebagai pelatih Liga Premier. Ia kalahkan pemegang rekor itu sebelumnya, Les Reed, yang hanya tangani tujuh pertandingan di Charlton pada 2006.

Liga Inggris  - Frank de Boer, Paling Singkat Melatih di Premier League

Sementara di bawah De Boer dan Les Reed, ada Bob Bradley yang hanya bertahan dalam 11 pertandingan di Swansea City pada tahun 2016 silam. Sementara Jacques Santini, juga hanya tangani 11 pertandingan di Tottenham Hotspur pada 2004.

Selain itu, tercatat pula nama Sammy Lee yang hanya bertahan 11 pertandingan saat ia bertugas di Bolton Wanderers pada 2007. Sementara Iain Dowie hanya bisa memandu 12 pertandingan saja bersama Charlton, tepat sebelum Les Rees datang. Ternyata, saat itu, pengganti Dowie prestasinya malah lebih buruk.

Sebelum musim yang kacau di Inter Milan dan Crystal Palace, De Boer menikmati enam tahun yang sukses di tim Eredivisie, Ajax Amsterdam, dan berhasil empat kali menangkan trofi Liga Belanda.