Manchester United: Jose Mourinho Dinilai Belum Kehilangan Sihirnya

11

Gary Neville membantah anggapan yang menyebut jika Jose Mourinho telah kehilangan sihirnya di raksasa Manchester United.

Liga Inggris  - Manchester United: Jose Mourinho Dinilai Belum Kehilangan Sihirnya

Gary Neville membantah anggapan yang menyebut jika Jose Mourinho telah kehilangan sihirnya di raksasa Manchester United.

Liga Inggris  - Manchester United: Jose Mourinho Dinilai Belum Kehilangan Sihirnya

 

Berita Liga Inggris – Jose Mourinho sempat mengalami pasang surut dalam karirnya di Old Trafford musim ini. Mou mengawali karirnya di United musim ini dengan beberapa kemenangan termasuk meraih gelar juara Community Shield saat mengalahkan Leicester City dengan skor 2-1.

Namun setelah itu permainan United cenderung tak konsisten. Mereka bahkan mengalami krisis kemenangan selama beberapa pertandingan.

Tekanan bagi Mourinho mulai mereka memasuki akhir tahun. United mulai bisa menemukan keseimbangan dalam permainan mereka. Mereka berhasil mencatat 6 kemenangan beruntun dalam 6 pertandingan terakhir di Liga Inggris, termasuk saat mengalahkan West Ham dengan skor 2-0 Selasa lalu.

Neville sendiri bersikeras bahwa Mourinho masih belum kehilangan sihirnya di Manchester United. Ia melihat pelatih asal Portugal tersebut telah memperlihatkan pengaruhnya di pertandingan saat United menang dengan skor 2-0 melawan West Ham.

“Dua atau tiga bulan yang lalu dia disebut telah kehilangan sihirnya, tak lagi mampu memberikan pengaruhnya pada pertandingan, namun kenyataannya dia memberikan pengrauh yang besar di pertandingan melawan West Ham,” ujar Neville pada Sky Sports.

“Dia adalah seorang pelatih yang hebat. Cara dia menempatkan Marcus Rashford adalah hal terbaik di pertandingan tersebut. Dia menanhannya bermain melebar, dan itu benar-benar menciptakan masalah besar bari West Ham.”

“Itu adalah aturan lama bahwa ketika anda bermain melawan 10 orang maka anda harus memanfaatkan lapangan selebar mungkin, sementara Jesse Lindgard dan Henrikh Mkhitaryan bermain terlalu sempit, terlalu dalam dan terlalu cepat.”

“Namun ketika Rashford masuk begitu istimewa, dia hanya bertahan di dekat tepi lapangan, bermain tinggi, dan membuat hal-hal menjadi benar-benar sulit bagi West Ham. Pengaruhnya dalam pertandingan sangat besar. Dia menciptakan begitu banyak peluang bagi United, dia menciptakan momen terbaik dalam pertandingan saat memberikan umpan tarik untuk gol Juan Mata, dan saya rasa itu adalah sebuah pergantian pemain yang hebat.”