Mesut Ozil Ungkap Masih Inginkan Jersey No. 10

6

Berita Bola, Liga Inggris – Mesut Ozil telah mengungkapkan ia masih inginkan jersey No. 10. Hal ini memancing penasaran fans.

Mesut Ozil Ungkap Masih Inginkan Jersey No. 10 - berita Liga Inggris

Berita Bola, Liga Inggris – Mesut Ozil┬átelah mengungkapkan ia masih inginkan jersey No. 10. Hal ini memancing penasaran fans.

Pemain kelahiran Jerman, yang masa depannya di klub masih menjadi pertanyaan dengan 18 bulan tersisa di kontraknya saat ini, telah menegaskan keinginannya untuk mendapatkan jersey yang saat ini sudah ditinggalkan oleh pemilik sebelumnya itu.

Mesut Ozil kembali mengisyaratkan keinginannya untuk mengenakan jersey No. 10 Arsenal menyusul langkah klub yang meminjamkan Jack Wilshere kepada Bournemouth.

Playmaker asal Jerman itu telah mengenakan jersey No. 11 sejak tiba dari Real Madrid pada tahun 2013 lalu, dengan Wilshere yang diserahi jersey No. 10 setelah Robin van Persie hijrah ke Manchester United 12 bulan sebelumnya.

Ozil sudah mengincar jersey tersebut sejak pensiun nya Lukas Podolski tahun lalu dan sekarang, dengan perginya Wilshere yang akan menghabiskan musim 2016/17 nya bermain di Vitality Stadium, telah menegaskan keinginannya untuk bertukar nomor jersey.

“Sejak kepergian Wilshere musim panas kemarin, nomor itu tidak dimiliki siapapun, namun aku masih juga belum mendapatkannya,” ujarnya kepada Kicker.

Ozil menegaskan minatnya pada nomor jersey yang sedang tidak dimiliki pemain lain sejak musim panas lalu, ia mengatakan kepada Express setelah kepergian Wilshere: “Jersey itu sekarang tidak dimiliki siapapun dan tentu saja aku menginginkannya.”

Pemenang Piala Dunia 2014 itu juga berbicara tentang keinginannya untuk mendapatkan klarifikasi mengenai masa depan Arsene Wenger sebelum memutuskan komitmennya untuk Arsenal, dengan kontraknya yang saat ini akan berakhir kurang dari 18 bulan lagi.

Kontrak Wilshere juga akan berakhir dalam waktu yang sama, meskipun masa depannya di klub juga masih dalam tanda tanya besar kendati peningkatan kinerja dan kebugaran yang ia alami di bawah asuhan Eddie Howie di Bournemouth.