Ternyata David Moyes Korban Permainan Manchester United

6

Bila mengingat sosok David Moyes, bisa jadi semua fans Manchester United akan sepakat untuk tidak membahasnya lagi. Namun kini ada kabar yang sebaiknya para fans mengetahui kebenarannya. Ternyata Moyes adalah korban dari permainan Setan Merah.

Liga Inggris  - Ternyata David Moyes Korban Permainan Manchester United

 

Bila mengingat sosok David Moyes, bisa jadi semua fans Manchester United akan sepakat untuk tidak membahasnya lagi. Namun kini ada kabar yang sebaiknya para fans mengetahui kebenarannya. Ternyata Moyes adalah korban dari permainan Setan Merah.

Setidaknya hal tersebut diungkapkan oleh Roy Keane yang terus menebar serangan pada Manchester United. Keane menuding bekas klubnya itu mempermainkan David Moyes sebagai manajer tim musim lalu.

Moyes dengan sadis dilengserkan, bahkan sebelum musim kemarin berakhir, karena dianggap tak mampu mengangkat performa klub sepeninggal Sir Alex Ferguson. Namun di mata Keane, pria Skotlandia itu tak sepenuhnya bersalah karena ia mewarisi ‘ruang ganti yang sudah loyo’.

“Saat ia mengambil alih, Moyes masih mewarisi tim yang bagus dan mungkin saat itu ruang ganti yang apik. Tapi yang tak Anda butuhkan, dan Man United selalu bagus mengatasinya, adalah ketidakpastian – dan jelas ada hal itu dengan (Nemanja) Vidic, Rio (Ferdinand), (Patrice) Evra dan (Ryan) Giggs mendekati akhir kontrak. Itu tak membantu,” beber Keane dalam biografi barunya.

Ia juga menilai kegagalan transfer yang digalang chief executive baru Ed Woodward sudah berimbas besar pada kinerja Moyes di Old Trafford, dan ia menuding hal itu seolah ‘disengaja’ oleh petinggi klub juga para pemain.

“Ia tak mendapat pemain yang jelas-jelas ia uber di musim panas, namun saya tak merasa itu salah manajer, mungkin chief executive yang harus berkaca. Ada dua atau tiga yang sudah diincar tapi gagal dan mereka akhirnya mendapatkan satu atau dua di deadline bursa, Juan Mata di Januari tapi tim sudah rusak saat itu. Saya pergi ke Old Trafford dan ada banyak aura negatif di sana, seolah Moyes dipermainkan dari pekan pertama,” sambungnya dengan berapi-api.

“Aura negatif itu masuk ke ruang ganti, dan itu sebabnya saya merasa ruang ganti mereka lemah. Mereka harusnya mengatasi itu, pemain harusnya bekerja lebih baik. Saya melihat beberapa laga dan apapun yang terjadi – politik, manajer hengkang, kurangnya amunisi, mereka harusnya berbuat lebih baik. Mereka mengecewakan Moyes, itu tak diragukan lagi,” pungkasnya.

Meski belum ada bantahan atau komentar balasan dari Manchester United, namun bisa diyakini bila klub sangat kaget dan marah atas tudingan berani Roy Keane.