AC Milan Mulai Menyesal Beli Leonardo Bonucci

Mantan direktur Napoli merasa AC Milan akan lebih diuntungkan jika menginvestasikan uangnya untuk lini serang ketimbang membeli Leonardo Bonucci.

Leonardo Bonucci
Leonardo Bonucci

Mantan direktur Napoli merasa AC Milan akan lebih diuntungkan jika menginvestasikan uangnya untuk lini serang ketimbang membeli Leonardo Bonucci.

Mantan direktur Napoli dan Udinese, Pierpaolo Marino, yakin AC Milan sudah menyesali transfer Leonardo Bonucci, dan ia menyatakan mereka seharusnya lebih menginvestasikan uangnya untuk membeli penyerang top.

Milan melakukan transfer kejutan selama musim panas, mendatangkan bek internasional Italia Leonardo Bonucci dari juara Italia Juventus dengan kesepakatan senilai Rp 670 Milyar.

Pemain berusia 30 tahun itu belum tampil meyakinkan di bawah asuhan Vincenzo Montella, setelah kalah dua kali dari enam pertandingan pembuka Serie A musim ini.

Dan Marino merasa Milan – yang mendatangkan penyerang Andre Silva dan Nikola Kalinic untuk musim 2017-18 – akan lebih diuntungkan jika menginvestasikan uang untuk Bonucci dalam lini serang.

“Saya pikir Milan sudah menyesal membeli Bonucci,” kata Marino kepada Rai Sport. “Montella tidak ingin beralih ke sistem pertahanan tiga pemain, tapi dia mendapati dirinya terpaksa mengubah rencananya dengan kedatangan Bonucci (dan beralih dari formasi 4 bek menjadi 3 bek), tapi itu pun tidak cukup.”

“Saya pikir jika Massimiliano Mirabelli dan Marco Fassone bisa kembali pada waktunya, mereka akan menghabiskan uang yang digunakan membeli Bonucci untuk untuk membeli striker terkenal.”

Dan komentar Pierpaolo Marino tampak dibenarkan dalam performa terbaru AC Milan, Minggu, saat mereka menjamu AS Roma di San Siro.

Kurang tajam dalam serangan, tak cukup solid di pertahanan, dan belum mantapnya strategi baru membuat Rossoneri menelan kekalahan ketiga di Seria A pasca dipermalukan AS Roma dengan dua gol tanpa balas.

Sepakbola.cc