Curva Nord Marah Besar Kepada Erick Thohir -  Fans Inter MilanCurva Nord,  awal pekan ini dikejutkan dengan rencana pihak klub yang melepas gelandang Fredy Guarin ke seteru abadinya Juventus. Mereka geram karena Inter akan menukar Guarin dengan striker Juve Mirko Vucinic.

Pemimpin Curva Nord, Franco Caravita, mengecam pemilik baru Inter Milan, Erick Thohir. Caravita mempertanyakan keseriusan Erick Thohir untuk mengembalikan Inter ke masa jayanya.

“Siapa yang datang dengan ide ini? Thohir harus memahami bila ada gairah di sini, kami bukan sebuah klub bola basket. Jika dia tidak memahami itu dengan cepat, dia bisa tinggal di rumah. Thohir harus mengerti bila Inter adalah gaya hidup dan kami bukan klub kecil,” ketus Caravita kepada TeleLombardia.

Langkah Thohir menukar Guarin dengan Vucinic merupakan kesalahan besar menurut Caravita. Pasalnya, Vucinic hanyalah pemain penghangat bangku cadangan di Juve musim ini, sedangkan Guarin selalu menjadi pemain initi di Inter Milan. Dengan kehadiran Guarin, diprediksi  hanya akan membuat Juventus semakin kokoh.

Pembelian Vucinic juga tidak sesuai dengan janji Thohir yang hatanya ingin meremajakan skuad, mengingat Vucinic sudah berusia 30 tahun lebih.

“Pernyataan kami jelas. Saya tidak mengerti pilihan hari ini. Orang-orang meninggalkan Curva Nord karena mereka kecewa. Kami binggung dan bukan karena pemain, tapi mengenai keputusan yang dibuat. Mereka berbicara mengenai pemain muda dan kemudian mereka memberi kami Vucinic dan itu tidak berhenti di situ, kita memberi mereka (Juventus) Guarin dan membuat Juventus semakin kuat.”

“Thohir harus menghormati kami sebagai suporter karena kami mengeluarkan uang untuk Inter juga. Dia selalu berbicara mengenai pemain muda, kemudain dia membeli seorang pemain berusia 31 tahun yang sering cedera dan menjual pemain yang kami tidak pernah mencemoohnya karena kami tahu betapa bagusnya pemain itu. Tidak ada yang meminta Thohir membeli Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo, kami tidak ingin terus mempermalukan diri kita sendiri dan memperkuat tim yang sudah lebih kuat ketimbang kami,” tegas Caravita.

BAGIKAN