Pelatih Atletico Madrid Bocorkan Rahasia Mengalahkan Juventus

  • Pelatih kepala Atletico Madrid Diego Simeone membiarkan dirinya bersenang-senang karena sudah mengamankan kemenangan atas “mungkin tim terkuat di grup” setelah Juventus meninggalkan Spanyol dengan tangan kosong, Kamis dinihari WIB. Sebuah gol tunggal dari Arda Turan di paruh kedua pertemuan Liga Champions Kamis dinihari WIB di Vicente Calderon membawa Atletico memetik kemenangan pertama mereka di Grup A. Kemenangan 1-0 atas […]

Prediksi Leganes vs Celta Vigo - Setelah lama puasa kemenangan, Leganes bertekad untuk mengakhirinya saat menjamu Celta Vigo di Butarque Stadion, Minggu.

Liga Champions Liga Italia Liga Spanyol  - Pelatih Atletico Madrid Bocorkan Rahasia Mengalahkan Juventus
Pelatih kepala Atletico Madrid Diego Simeone membiarkan dirinya bersenang-senang karena sudah mengamankan kemenangan atas “mungkin tim terkuat di grup” setelah Juventus meninggalkan Spanyol dengan tangan kosong, Kamis dinihari WIB.

Sebuah gol tunggal dari Arda Turan di paruh kedua pertemuan Liga Champions Kamis dinihari WIB di Vicente Calderon membawa Atletico memetik kemenangan pertama mereka di Grup A.

Kemenangan 1-0 atas juara Italia musim lalu itu mengirimkan runner up Eropa musim silam itu berada sama kuat dengan tiga tim lain, Juve, Malmo dan Olympiakos di klasemen sementara. Mereka sama-sama memiliki poin tiga dari dua laga.

Simeone mengatakan kepada situs resmi Atletico, “Juventus adalah tim yang sangat tangguh, kuat dan bekerja keras dengan sistem yang terkontrol, gelandang yang sangat berbakat, dua striker yang fantastis, dan kiper dengan pengalaman banyak.”

“Juventus adalah mungkin tim terkuat di grup. Tim kami telah menunjukkan konsistensi yang besar dalam dua pertandingan terakhir.”

Pelatih Argentina itu mengakui pengaruh kuat dari gelandang asal Turki Arda Turan terhadap permainan.

“Dia memiliki tahun yang sangat baik karena ia telah mencetak gol penting: satu melawan Madrid dan satu hari ini,” tambah Simeone.

“Itulah yang selalu kami tuntut. Kami perlu gol dari semua orang di dalam tim dan terjadi baru-baru ini: Saul (Niguez), Koke, (Raul) Jimenez, Raul Garcia, Arda …”

“(Mario) Mandzukic membuat ruang kosong di depan dengan cara menarik para pemain bertahan keluar dari posisinya sehingga penyerang baris kedua dapat bergerak maju.”