Stadion Kuno, Tapi Suporternya Gila-gilaan

 

Infrastruktur utama pendukung maju atau tidaknya prestasi dalam dunia sepakbola adalah stadion. Stadion di Itali rata-rata bolehlah kuno, tapi semangat dan dukungan para suporternya ternyata sangat gila-gilaan.

Setidaknya hal inilah yang dirasakan oleh winger anyar Napoli, Dries Mertens, yang sempat kesulitan menjalani adaptasi di Serie A di awal musim ini setelah didatangkan dari PSV Eindhoven dengan nilai transfer 9.5 juta Euro. Namun, perlahan kini ia telah berhasil menyesuaikan diri di Italia dan muncul sebagai pemain reguler untuk posisi sayap kiri Il Partenopei.

Ketika diwawncarai Walfoot, ia mengungkapkan bahwa dirinya merasa telah mengambil keputusan yang benar untuk hijrah ke Italia. Pengalaman barunya musim ini telah membantunya berkembang untuk menyambut Piala Dunia 2014 mendatang.

“Memiliki kesempatan merumput di Italia sangat penting bagi saya, sebuah pengalaman yang berbeda dengan yang saya rasakan di PSV,” ujar pemain yang juga perkuat Timnas Belgia ini.

“Sejak tiba di Napoli, saya telah menjadi pemain yang lebih lengkap. Saya masih ingin terus berkembang demi menampilkan performa puncak di Piala Dunia Brasil.”

Ketika ditanya mengenai hal apa yang menurutnya masih perlu dibenahi dari sepakbola Italia, pemain usia 26 tahun ini dengan sigap menyebut soal infrastruktur. Ya, apalagi kalau bukan stadionnya.

“Sesuatu yang negatif dari pengalaman saya di Italia? Mungkin stadionnya, kebanyakan di sini sudah sangat kuno. Meski begitu, stadion-stadion tersebut dipenuhi fans yang selalu mendukung dengan gila-gilaan,” pungkasnya.