Lukas Podolski Mundur Dari Der Panzer, Ini Alasannya …

23

Pemain depan Lukas Podolski memutuskan mundur dari tim nasional Jerman setelah hanya bermain satu laga di turnamen Euro 2016 Perancis. Lukas Podolski memutuskan gantung sepatu di level internasional bersama Jerman, setelah ia menjadi skuat kemenangan Piala Dunia 2014 Brazil. Keputusan Podolski ini bukanlah berita yang mengejutkan sebab pada Januari 2015 ia pernah mengungkapkan akan pensiun […]

Pemain depan Lukas Podolski memutuskan mundur dari tim nasional Jerman setelah hanya bermain satu laga di turnamen Euro 2016 Perancis.

Lukas Podolski memutuskan gantung sepatu di level internasional bersama Jerman, setelah ia menjadi skuat kemenangan Piala Dunia 2014 Brazil.

Keputusan Podolski ini bukanlah berita yang mengejutkan sebab pada Januari 2015 ia pernah mengungkapkan akan pensiun pasca Euro 2016 Perancis.

Di turnamen antar negara di benua Eropa itu Podolski hanya bermain satu laga, yaitu di pertandingan kontra Slovakia di fase grup.

Pemain berusia 31 tahun ini pun sudah memberi tahun Joachim Low perihal keputusan dia ini.

“Sebelum musim kompetisi dimulai dan laga-laga dilaksanakan, saya ingin memberi tahu kepada anda (para fans), bahwa: saya berkata kepada pelatih timnas jika saya tidak akan membela tim nasional dan akan berlaku dalam waktu yang secepatnya,” ujar Podolski pada sosial media.

“Saya akan mendedikasikan diri saya untuk hal-hal lainnya, terutama, tentu saja, keluarga saya. Saya yakin mereka tidak akan mengeluh jika saya mempunyai lebih banyak waktu bersama mereka di masa mendatang.”

“Tim nasional selalu menjadi hal penting di hati saya dan mereka akan selalu begitu. Namun setelah Euro/liburan, saya merasa fokus saya berubah. Segalanya mempunyai waktunya masing-masing, dan waktu saya bersama DFB (timnas) telah usai.”

“Bagi saya ini merupakan ucapan perpisahan yang emosional. Saya bangga dengan apa yang saya alami dengan DFB. Tidak ada yang bisa menggantikan timnas kepada saya, seperti kebahagiaan dan hasrat.”

Karir Lukas Podolski di Der Panzer dimulai kala Rudi Voller memasukannya di laga kontra Hungaria di 2004.

Sampai saat ini, ia sudah membela Jerman di 129 penampilan dan mencetak 48 gol untuk negaranya.

“Dari anak kecil berusia dua tahun yang berasal dari Polandia, yang datang ke Jerman dengan sebuah bola dibawah tangannya, menjadi seorang juara dunia. Ini sesuatu yang lebih dari apa yang saya bayangkan.”

“Terima kasih kepada DFB. Terima kasih kepada tim dibelakang tim! Terima kasih kepada rekan-rekan saya, dan juga pada para pelatih.”

“Terima kasih Rudi Voller. Terima kasih Jurgen Klinsmann, dan khususnya Joachim Low!”

“Rasa terima kasih yang terbesar kepada anda, para fans yang selalu berdiri bersama saya, bahkan dalam kondisi sulit. Koneksi antara anda dengan saya sangatlah penting bagi saya.”

“Saya mengharapkan timnas bisa sukses di masa mendatang. Saya akan berdoa sejak saat ini, sebagai seorang fans dari tim yang hebat. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi saya,” tambahnya.