Leipzig Ogah Disamakan Dengan Leicester City

26

Penyerang RasenBallsport Leipzig, Yussuf Poulsen, ogah timnya disamakan Leicester City karena klubnya berada di puncak klasemen Liga Jerman.

Liga Jerman  - Leipzig Ogah Disamakan Dengan Leicester City

Liga Jerman  - Leipzig Ogah Disamakan Dengan Leicester City

 

Penyerang RasenBallsport Leipzig, Yussuf Poulsen, ogah timnya disamakan Leicester City karena klubnya berada di puncak klasemen Liga Jerman.

Perjalanan indah RasenBallsport Leipzig ternyata tidak ingin disamakan dengan prestasi Leicester City di Liga Inggris pada musim lalu.

Saat ini, klub yang baru promosi tersebut berada di puncak klasemen sementara Liga Jerman dengan mengangkangi klub-klub top Bundesliga. Posisi Leipzig terpaut tiga poin dari klub super Bayern Munich, padahal baru terbentuk pada 2009 silam.

Bukan hanya soal posisi saja, namun hingga kini Leipzig mencatatkan rekor belum terkalahkan sejak awal musim, sama seperti Hoffenheim.

Tidak heran jika kemudian klub yang dibentuk oleh minuman berenergi asal Thailand itu kemudian disamakan dengan The Foxes di Liga Inggris musim lalu.

Namun bagi Yussuf Poulsen Die Bullen berbeda dengan Leicester meski sama-sama berada di papan atas.

“Kami tidak berfikiran seperti itu untuk saat ini. Kami hanya ingin terus bermain baik semampu kami. Kita lihat seberapa jauh kami bisa melangkah,” ujar Poulsen pada Omnisport.

“Kami tidak mencari-cari klub lain untuk dibandingkan. Kami bukan Leicester dan mereka bukan kami. Dunia berubah, timnya dan liganya pun sangat berbeda. Tidak perlu menyamakan kami dengan Leicester.”

Posisi Leipzig saat ini tidak lepas dari kemampuan mereka mengalahkan Borussia Dortmund, Werder Bremen dan Bayer Leverkusen pada musim pertamanya ini di kasta tertinggi Liga Jerman.

Menurut Poulsen, perbedaan permainan yang dianut timnya menjadi alasan kenapa saat ini Die Roten Bullen bisa berada di posisinya saat ini di klasemen.

“Kami tahu betapa bagusnya kami tapi kami tidak tahu bahwa kami sudah sebagus ini. Kami dengan cepat mengembangkan semangat tim di Bundesliga. Itu menjadi kejutan.”

“Kami melakoni beberapa laga bagus di pra-musim tapi dari laga pertama hingga kini, bisa menjadi tim yang tidak terkalahkan adalah perasaan yang luar biasa. Bisa melanjutkan performa seperti ini tiap pekannya, maka akan tetap mengejutkan.”

“Kami memiliki tim bagus dengan semangat yang bagus pula. Kami mempunyai semangat seperti ini sejak musim lalu ketika promosi. Semua orang memiliki perasaan yang bagus sejak promosi dan kami menjaganya pada musim ini.”

“Kami sangat percaya diri saat ini. Setiap pekan, kepercayaan diri kami kian membesar. Tapi kami sadar bahwa kami harus tetap berlatih keras karena kami tim baru di liga ini.”