Reaksi Bos Dortmund Usai Kalah Dari Bayern Munchen

  • Pelatih Peter Bosz tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah Borussia Dortmund menyerah pada Bayern Munchen di laga Piala Super Jerman.

Peter Bosz

Bayern Munchen akhirnya keluar sebagai juara Piala Super Jerman setelah menaklukkan rival abadi mereka, Borussia Dortmund, di babak adu penalti. Kedua tim hanya bisa bermain imbang 2-2 di waktu normal. Dortmund unggul terlebih dahulu melalui Christian Pulisic, namun tak butuh waktu lama bagi Robert Lewandowski untuk menyamakan kedudukan.

Pierre-Emerick Aubameyang kembali membawa Dormund unggul di babak kedua, namun gol bunuh diri dari kiper Dortmund di akhir waktu normal membuyarkan kemenangan yang sudah di depan mata. Pada akhirnya Dortmund harus menyerah di babak adu penalti dengan skor 4-5 di mana Marc Bartra sebagai algojo terakhir gagal memaksimalkan tugasnya.

Pelatih Dortmund, Peter Bosz, mengaku jika dirinya kecewa dengan kekalahan tersebut mengingat kemenangan yang hampir saja mereka raih.

“Saya tidak senang dengan hasil akhirnya,” ujar mantan pelatih Ajax Amsterdam itu setelah pertandingan. “Dua menit sebelum pertandingan usai kami telah unggul namun kami tidak mampu mengakhirinya.

“Kami bahkan mampu tiga kali unggul, termasuk di babak adu penalti. Namun pada akhirnya kami tidak menang dan saya merasa kecewa. Sebagai seorang pelatih tentu saja saya tidak puas dengan kekalahan. Gol pertama, pressing ketat yang kami lakukan bekerja dengan baik dan kami benar-benar bermain dengan baik. Setelah itu Bayern bermain lebih baik, mereka lebih banyak membuat peluang.”

“Kami senang bisa bermain imbang 1-1 di babak pertama dan kami bermain lebih baik di babak kedua karena kami lebih kompak dan lebih sedikit kehilangan bola, sebelumnya kami terlalu banyak kehilangan bola dan terlalu banyak ruang kosong yang kami buat karena kami kurang kompak. Jika kami bisa melakukan hal itu lebih baik, maka akan sulit bagi Bayern Munchen. Jika kami lebih banyak kehilangan bola, maka kami menciptakan lebih banyak tekanan bagi diri kami sendiri.”