Apa Yang Salah Dengan Arsenal?

Arsenal, bersama dengan satu-dua tim lain, termasuk dalam daftar klub paling apes di Liga Premier Inggris. Bukan hanya satu atau dua, tapi 4 musim terakhir berturut-turut. Khususnya soal jumlah total hari pemain inti yang cedera. Apakah itu karena gaya permainan yang salah? Cara berlatih yang salah? Yang jelas pelatih Arsene Wenger pusing dan sudah minta […]

Berita Bola - Mantan gelandang Liverpool Dietmar Hamann terkesan dengan duel Besiktas kontra Benfica yang berakhir imbang Kamis (24/11).

Liga Inggris  - Apa Yang Salah Dengan Arsenal?

Arsenal, bersama dengan satu-dua tim lain, termasuk dalam daftar klub paling apes di Liga Premier Inggris. Bukan hanya satu atau dua, tapi 4 musim terakhir berturut-turut. Khususnya soal jumlah total hari pemain inti yang cedera.

Apakah itu karena gaya permainan yang salah? Cara berlatih yang salah? Yang jelas pelatih Arsene Wenger pusing dan sudah minta prosedur medis dan latihan diperiksa kembali, untuk mengetahui apa yang salah.

Klub asal London itu tercatat sebagai klub yang pemain intinya absen sampai 1.716 hari secara kumulatif di musim 2013/2014. Klub dengan angka hari absen secara kumulatif terburuk kedua adalah Tottenham Hotspur, selisih 300-an hari. Anehnya, Chelsea hanya mencatat 556 hari, sementara juara Manchester City dan runner up Liverpoll masing-masing hanya 978 dan 997 hari saja.

Jadi, apa yang salah dengan tindakan medis di Emirates? Atau jenis latihan yang salah? Apa pula yang menyebabkan cedera pemain di Stamford Bridge begitu minim?

Cedera yang dialami Theo Walcott, Mesut Ozil, Jack Wilshere dan Aaron Ramsey di paruh kedua musim memang salah satu sebab Arsenal mengalami penurunan. Sampai akhir Desember 2013, The Gunners masih menduduki ranking pertama klasemen Liga Premier, di atas klub-klub kasta atas, sebelum akhirnya merosot perlahan-lahan sampai terdampar di urutan 4 klasemen akhir musim.

Physioroom.com juga telah melakukan penelitian untuk musim-musim 2010-11, 2011-12 dan 2012-13. Di masing-masing tahun tersebut, Arsenal selalu berada di antara tujuh klub yang paling apes untuk soal cedera pemain.

Pada 2010-11, mereka menderita 1.478 hari cedera, hanya nomor dua di belakang Tottenham yang mendapatkan 1.486 hari.

Pada 2011-12, Arsenal 1.343 hari (ketiga terburuk) dan di 2012-13, ketujuh terburuk dengan 955 hari.

Dalam periode empat tahun, klub yang paling banyak kehilangan pemain utama untuk cedera adalah Newcastle United dengan total 5.645 hari, diikuti oleh Arsenal pada 5492 hari, dan Tottenham 5.330 hari.

Angka di atas kontras dengan Chelsea dan Manchester City, yang masing-masing hanya mengalami total kumulatif jumlah hari cedera 2.164 dan 2.895 hari selama empat musim terakhir. Setengah lebih dari angka Arsenal. Hampir sepertiganya.

Wenger berjanji melakukan evaluasi untuk melihat apakah ada hubungan antara semua cedera ini dengan cara pelatihan dan prosedur medis.

Ada banyak teori mengemuka, seperti metode pelatihan, gaya bermain yang mengundang tekel berbahaya dari lawan, ketergantungan yang berlebihan pada pemain tertentu karena minimnya pilihan, kebijakan transfer yang hanya memasukkan pemain-pemain berbakat namun gampang cedera, atau sekedar nasib buruk tengah melanda Arsenal.

Sepakbola.cc