Bos Arsenal Sindir Lagi Sanchez dan Ozil

  • Alexis Sanchez dan Mesut Ozil diklaim menginginkan gaji yang sangat besar untuk menandatangani perpanjangan kontrak dengan Arsenal.

Alexis Sanchez - Mesut Ozil - Arsenal
Alexis Sanchez - Mesut Ozil - Arsenal

Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengisyaratkan masalah permintaan gaji tinggi yang menjadi alasan sulitnya memperpanjang kontrak Alexis Sanchez dan Mesut Ozil.

Arsenal terancam mendapatkan kerugian besar. Bagaimana tidak, dua pemain bintang mereka saat ini, Alexis Sanchez dan Mesut Ozil, terancam hengkang di akhir musim ini dengan status free transfer alias gratis. Kontrak kedua pemain tersebut sudah memasuki tahun terakhir dan akan segera habis pada Juli 2018 mendatang.

Pembicaraan kontrak kedua pemain tersebut sebenarnya sudah dilakukan sejak lama. Namun hingga saat ini Arsenal dengan kedua pemain tersebut belum menemukan kata sepakat.

Satu yang menjadi masalah dalam kesepakatan tersebut dipercaya adalah masalah besarnya gaji yang diminta oleh kedua pemain. Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menyebut besarnya peningkatan inflasi saat ini turut mempengaruhi kontrak pemain.

“Ada inflasi besar (di sepakbola Inggris saat ini) dan itu berarti sebagian besar klub memiliki dua situasi dengan pemain yang akan mendekati akhir dari kontrak di klub mereka masing-masing,” ujar pelatih berusia 67 tahun itu pada majalah Arsenal.

“Pertama, ada pemain yang memang tidak ingin memperbaharui kontrak mereka dan yang kedua adalah pemain yang menginginkan gaji yang lebih tinggi, sehingga mereka tidak ingin menandatangani perpanjangan kontrak karena mereka mengharapkan gaji yang tinggi berdasarkan inflasi tersebut.”

“Sehingga hasilnya saat ini adalah semakin banyak pemain yang tengah memasuki tahun terakhir dalam kontrak mereka. Di Liga Inggris tahun ini, kita memiliki 107 pemain yang masuk ke tahun terakhir dalam kontrak mereka, inilah kali pertama kita melihat jumlah sebesar itu.”

“Ada sekitar 500 pemain di Liga Inggris, itu berarti 20% dari para pemain tersebut akan memasuki tahun terakhir di kontrak mereka, dan itu disebabkan berbagai alasan yang berbeda dari sekian banyak alasan.”

“Namun yang pasti salah satu alasan tersebut adalah karena tingkat inflasi yang sangat cepat dan sangat tinggi sehinnga menyebabkan tingkat gaji yang diinginkan oleh pemain juga sangat tinggi.”