Ini Alasan Jurgen Klopp Pilih Liverpool

53

Sebenarnya ada beberapa klub yang mendekati Jurgen Klopp untuk jadi pelatih. Namun mantan pelatih Borussia Dortmund ini menjadikan Liverpool sebagai pilihan pertamanya.

Liga Inggris  - Ini Alasan Jurgen Klopp Pilih Liverpool
Jurgen Klopp, Liverpool

Sebenarnya ada beberapa klub yang mendekati Jurgen Klopp untuk jadi pelatih. Namun mantan pelatih Borussia Dortmund ini menjadikan Liverpool sebagai pilihan pertamanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Klopp resmi diangkat sebagai pelatih baru Liverpool pada Jumat (9/10) dinihari WIB. Dia dikontrak selama tiga tahun dengan gaji sekitar 7 juta pound per tahunnya.

Sebelum mencapai kesepakatan dengan Liverpool, Klopp sebenarnya sudah didekati oleh Bayern Munchen. Dia disiapkan untuk menggantikan posisi Pep Guardiola yang kemungkinan besar mengakhiri jabatannya di Bayern pada Juni 2016 mendatang.

Selain Bayern, Klopp juga pernah dikaitkan dengan klub Liga Primer Inggris, Tottenham Hotspur. Namun tawaran itu tak pernah mencapai kesepakatan. Lantas kenapa dia memilih Liverpool? Ini alasannya.

“Saya mencintai sepakbola dan intensitas sepakbola di Liverpool adalah hal yang baik untuk saya. Saya selalu berpikir tentang bekerja di Inggris dan Liverpool adalah pilihan pertama. Ini adalah hal terbaik yang bisa saya bayangkan,” ujar pelatih kharismatik itu kepada LFCTV.

Tapi dia bakal menghadapi tugas berat di Liverpool. Dia dituntut untuk mengangkat kembali reputasi Liverpool, yang saat ini terpuruk di posisi ke-10 klasemen sementara liga dan baru sekali finis di papan atas (runner-up di 2013-14) dalam enam musim terakhir.

Klopp tak terlalu risau dengan kondisi itu. Menurut dia, nilai yang dikantongi Liverpool saat ini, yaitu 12 poin dari 8 laga, tidak terlalu buruk. Apalagi selisih poin dengan pemuncak klasemen (Manchester City) hanya terpaut enam poin.

“Ini adalah tantangan terbesar dalam sepakbola dunia,” kata Klopp. “Situasinya tidak terlalu buruk, 12 poin. Ketika saya membaca koran-koran, ini adalah sebuah bencana tapi cuma enam poin dari posisi yang lain. Namun, tidak ada orang yang puas.”