Manajer Baru Di Liverpool Selalu Lebih Banyak Kalah Daripada Menang

  • Sejarah menunjukkan, kedatangan manajer baru di Liverpool selalu diikuti dengan lebih banyak kekalahan daripada kemenangan. Begitu jugakah yang akan terjadi dengan Juergen Klopp kali ini? Lihat data tahun-tahun lalu berikut ini ….

Berita Liga Inggris : Sejarah menunjukkan, kedatangan manajer baru di Liverpool selalu diikuti dengan lebih banyak kekalahan daripada kemenangan. Begitu jugakah yang akan terjadi dengan Juergen Klopp kali ini? Lihat data tahun-tahun lalu berikut ini ….

Harapan suporter sangat tinggi bahwa Juergen Klopp akan membuat dampak besar di Liverpool tapi sejarah menunjukkan bahwa manajer baru di Anfield cenderung membuat awal yang lambat.

Enam manajer sebelumnya yang ditunjuk oleh Liverpool di era Premier League memiliki – total – game kekalahan lebih banyak dari kemenangan selama lima pertandingan pertama mereka sebagai bos.

Menurut skysports.com, hanya legenda Liverpool Kenny Dalglish, di periode keduanya sebagai bos, adalah satu-satunya manajer yang berhasil memenangkan tiga dari lima pertandingan pertama.

Bahkan, Brendan Rodgers gagal menang dalam lima pertandingan pertama Premier League sebagai manajer Liverpool, mencetak empat dan kebobolan 10 gol dalam prosesnya.

Roy Evans dan Roy Hodgson masing hanya memenangi satu dari lima pertandingan pertama mereka sebagai manajer baru Liverpool, sementara Rafa Benitez dan Gerard Houllier (setelah periode sebagai bos-bersama dengan Evans) memenangkan dua laga masing-masing.

Jadi apakah Klopp akan mengikuti tren tersebut? Daftar pertandingan pekan-pekan mendatang sama sekali tidak ramah pada sang pelatih Jerman.

Klopp akan memulainya dengan perjalanan ke White Hart Lane untuk menghadapi Tottenham Hotspur pada hari Sabtu sebelum menjamu Southampton akhir pekan berikutnya.

Lalu ada perjalanan ke Stamford Bridge untuk menghadapi juara bertahan Chelsea, menyusul kemudian pertandingan kandang melawan Crystal Palace dan tandang lagi melawan pimpinan klasemen, Manchester City.

Susah kan.

Pada pertandingan serupa musim lalu Rodgers membawa Liverpool memenangkan dua pertandingan pertama –tandang ke Spurs dan kandang melawan The Saints – tapi kalah pada tiga laga sisanya.

Akibatnya, The Reds hanya meraih tujuh poin dari lima pertandingan tersebut di atas pada musim 2014/15 tapi bahkan itu masih lebih baik daripada musim 2013/14 ketika mereka finish No 2. Liverpool menempati posisi kedua musim itu tetapi pertandingan tersebut menghasilkan hanya enam poin saat The Reds dikalahkan oleh Southampton sebelum kalah berurutan di City dan Chelsea.

Jika Klopp hanya berhasil menang dua dari lima pertandingan pertamanya, mungkin akan dianggap sebagai awal yang kurang mengesankan untuk karirnya di Liverpool.

Tapi itu sebenarnya tidak berarti apa pun. Lihat bahwa terlepas dari prestasi Benitez selama liga pertandingan itu, ia berhasil membawa trofi Liga Champions dan Houllier kemudian memenangi lima trofi dalam satu tahun kalender.

Bagaimana pun Juergen Klopp harus diberi waktu untuk melakukannya secara benar.