Bos Liverpool Bela Alex Oxlade-Chamberlain

Jurgen Klopp mengaku masih mempercayai Alex Oxlade-Chamberlain walau pemain anyar Liverpool itu sedang diterpa kritikan atas permainannya.

Alex Oxlade-Chamberlain
Alex Oxlade-Chamberlain

Manajer Liverpool Jurgen Klopp percaya Alex Oxlade-Chamberlain akan memberikan kesuksesan bagi tim besutannya suatu saat nanti.

Oxlade-Chamberlain bergabung dengan The Reds pada tenggat waktu jendela transfer kemarin dari Arsenal dan turut serta di laga kontra The Gunners yang berkesudahan 4-0.

Sayangnya LFC gagal meraih kemenangan di empat laga terakhir di semua kompetisi, termasuk kekalahan dari Leicester City di ajang Piala EFL.

Kini Liverpool akan kembali ke King Power untuk melakoni laga Liga Inggris melawan The Foxes dan Jurgen Klopp memberikan pembelaan untuk Alex Oxlade-Chamberlain.

“Itu lah dunia sepak bola. Segalanya berjalan dengan cepat. Saya tidak tahu soal itu [kritikan], tapi saya bisa membayangkannya.” ujar pria asal Jerman ini pada konferensi pers.

“Ia memiliki beberapa hal yang bagus, situasi yang bagus dan beberapa situasi yang kurang beruntung. Saya rasa dia bermain baik dalam momen-momen tersebut ketika Anda bisa melihat Ia berusaha untuk beradaptasi dengan gaya permainan tim.”

“Dia memiliki sedikit masalah dengan otot paha. Bukan cedera tapi sedikit masalah, dan kita semua sudah terbiasa dengan ini dan bisa menanganinya sedikit lebih baik.”

“Ini pertandingan pertama sejak awal dan hanya itu. Kami kalah dan dia tidak melakoni laga dengan bagus jadi orang-orang mulai bertanya apa dampak yang bisa Ia berikan. Tapi saya tidak memiliki keraguan soal itu.”

Jurgen Klopp pun merasa anak asuhnya dihakimi secara berlebihan walau di awal bulan sempat dihancurkan Manchester City lima gol tanpa balas.

Fans Liverpool mengaitkan Oxlade-Chamberlain dengan nasib buruk yang diterima The Reds sejak mantan Arsenal itu datang ke Anfield.

“Mereka sudah berusaha ratusan kali. Seakan-akan kami belum meraih satu pun poin dan kami seperti tim terburuk di liga.”

“Tentu saja kami memiliki masalah dan itu sebabnya kami baru meraih delapan poin dan bukannya 15 poin, namun itu lah kenyataannya. Kami bisa menanggapinya dengan serius atau tetap seperti ini.”

“Kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Itu akan sama jika kami meriah 15 poin, hanya akan terasa sedikit berbeda tapi tetap saja sama.”

“Kami kami memiliki karakter yang tepat. Terkadang kami bereaksi dengan baik, terkadang tidak. Itu lah yang selalu terjadi.”

Sepakbola.cc