David Moyes Legowo Dijadikan Kambing Hitam

135

David Moyes merasa kasihan dengan para suporter Sunderland setelah timnya duduk di posisi juru kunci dengan enam laga Liga Inggris tersisa.

Liga Inggris  - David Moyes Legowo Dijadikan Kambing Hitam

Pelatih David Moyes memberikan simpati kepada para fans Sunderland dan legowo dengan semua kritikan setelah The Black Cats kembali meraih kekecewaan di laga versus West Ham United.

Berita Bola, Liga Inggris – Pada pertandingan yang dilangsungkan di kandang, Sunderland hanya bisa meraih hasil seri 2-2 atas West Ham, Minggu (15/04) dini hari WIB.

Di laga tersebut, tim tamu sempat unggul terlebih dahulu melalui Andre Ayew di menit ke-5, sebelum kemudian dibalas Wahbi Khazri, 21 menit kemudian.

James Collins sempat membawa The Hammers unggul namun dibatalkan melalui gol Fabio Borini di penghujung laga.

Di pertandingan itu pun, untuk pertama kalinya pada suporter mengutarakan kekecewaan kepada David Moyes, yang meminta eks manajer Real Sociedad, Manchester United dan Everton FC itu untuk segera hengkang.

Namun bagi Moyes, Ia merasa tindakan para fans terbilang wajar dan dia menerima dengan lapang dada semua kekecewaan yang dimiliki setiap suporter.

“Para suporter selalu fantastis. Ketika manajer dan tim tidak berjalan dengan baik, mereka layak untuk mengutarakan rasa frustasinya kepada orang lain,” ujar Moyes, sesuai laga.

“Selalu manajer (yang dijadikan kambing hitam) dan saya tidak masalah dengan itu.”

Sebetulnya Fabio Borini tidak masuk ke dalam skuat namun akhirnya Ia dimainkan setelah Billy Jones mengalami cedera dan harus ditandu ke luar lapangan, tiga menit sebelum waktu normal habis.

Namun Moyes memberi tahu jika Jones dalam kondisi baik meskipun cederanya terlihat mengerikan.

“Awalnya saya menganggap Ia mendarat dengan bahu ketika terjadi, dan saya merasa itu tendangan bebas, namun kepala Jones yang membentur tanah. Itu terlihat mengerikan tapi dia baik-baik saja.”

“Mereka sudah membawa dia ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan, tapi semoga cederanya tidak terlalu parah.”