Gagal Copa del Rey, Unai Emery Digoda Rival Liverpool

Sinar Unai Emery kini mulai merambah tanah Inggris usai sang entrenador asal Basque ini ditawari memegang kursi manajer Everton.

Sinar Unai Emery kini mulai merambah tanah Inggris usai sang entrenador asal Basque ini ditawari memegang kursi manajer Everton. 

Kesuksesan Emery bersama Sevilla dalam tiga musim terakhir ternyata membuat Everton tergiur untuk mencoba tangan dinginnya. Apalagi setelah Sevilla menaklukkan Liverpool di final Liga Europa, yang notabene rival bagi Everton.

Dikabarkan, pihak Everton akan segera melakukan pertemuan dengan Emery dalam waktu 72 jam ke depan.

Selain Unai Emery, Everton pun digosipkan dekat dengan Ronald Koeman dan Frank De Boer. Yang disebut terakhir ini sudah secara resmi meninggalkan Ajax Amsterdam.

Lalu ada pula Manuel Pellegrini yang akan menjadi pengangguran di musim panas nanti usai memegang Manchester City.

Meski belum diketahui siapa sesungguhnya yang menjadi target Everton, namun Unai Emery bisa menyuguhkan permainan yang luar biasa, dengan skuad yang bisa terbilang sederhana.

Di bawah asuhan Unai Emery, Sevilla dan Valencia tidak pernah bermain bertahan kala melawan tim-tim besar seperti FC Barcelona dan Real Madrid.

Akan tetapi spekulasi soal kepindahan Unai Emery ke Inggris ini bukan sekali ini saja muncul. Namanya pernah muncul untuk menggantikan Sam Allardyce, sebelum posisi tersebut dipegang oleh Slaven Bilic di West Ham United.

Unai Emery Etxegoien yang adalah orang Basque itu dan kelahiran 3 November 1971 itu adalah pensiunan pemain sepak bola Spanyol yang bermain sebagai gelandang kiri. Kini ia menjabat sebagai manajer Sevilla FC.

Sebagai pemain ia merumput hampir sepanjang umurnya di Segunda División, mengumpulkan total 215 pertandingan dan sembilan gol selama tujuh musim. Dia kemudian memulai karir manajerialnya selama beberapa tahun di La Liga bersama dengan Valencia dan memimpin tim untuk tiga kali posisi finish ketiga di klasemen akhir musim Liga Spanyol.

Pada tahun 2013 Emery menandatangani kontrak dengan Sevilla, membawa klub untuk ketiga kalinya berturut-turut menjuarai Liga Europa.