Guardiola Beberkan Taktiknya Musim Ini

  • Josep Guardiola tetap akan memainkan taktik yang hampir sama seperti musim lalu meski ada banyak rekrutan baru.

Josep Guardiola

Pelatih Manchester City Josep Guardiola tidak akan mengubah banyak taktik di musim ini dari musim sebelumnya meski timnya mendapatkan tambahan pemain-pemain anyar.

Di musim lalu City terpaut 15 poin dengan juara Liga Primer Inggris Chelsea di klasemen akhir dan untuk pertama kalinya Guardiola gagal mempersembahkan piala liga di musim debutnya.

Tidak ingin kejadian di musim lalu terulang, City langsung menghabiskan Rp 3,4 Trilyun demi memperbaharui lini belakang dengan memboyong Ederson, Kyle Walker, Danilo dan Benjamin Mendy.

Sementara itu untuk lini depan ia membawa Bernardo Silva dari AS Monaco dan manajer kelahiran Katalunya itu yakin taktiknya akan berjalan mulus di musim ini.

“Jika Anda melihat tim musim lalu dan musim ini, empat pertandingan (pra-musim) yang kami mainkan pada dasarnya sama saja (taktiknya),” ujar Guardiola pada konferensi pers menjelang laga versus Brighton & Hove Albion pada Sabtu (12/08) malam WIB.

“Jika kami melakukan sesuatu yang bagus musim ini maka itu disebabkan kami sudah bersama-sama sejak musim lalu dan kami sudah mengenal lebih baik (taktik yang diterapkan), saya dan para pemain, dan itu sebabnya akan mudah.”

“Saya ingin adaya tiga atau empat passing sebelum membuat gol, tapi terkadang tidak mungkin melakukan itu. Anda harus membuat (lawan) sedikit bergerak dan karena striker kami bukan Peter Crouch, yang mana sama sekali berbeda, mereka tidak kuat dalam duel di udara.”

“Tapi kami lebih memilih agresif kala tanpa menguasi bola. Sama saja (taktiknya) dengan musim lalu. Kami akan mencoba menyerang dengan luwes dan mungkin akan lebih sering di musim ini. Namun itu adalah sebuah proses untuk melakukan hal tersebut dan terkadang Anda harus sedikit lebih bersabar lagi.”

“Jika Anda melihat laga pertama (musim lalu) melawan Sunderland dan khususnya di laga versus Steaua Bucharest, antara musim lalu dan saat ini, sama sekali sama. Sebab manajernya pun masih sama. Perbedaannya hanyalah kualitas para pemain.”