Joey Barton Merasa Diperlakukan Tidak Adil oleh FA

Joey Barton merasa telah diperlakukan tidak adil oleh FA. Ia ikut membawa nama Luis Suarez, John Terry, dan Eric Cantona.

Berita Liga Inggris – Joey Barton merasa telah diperlakukan tidak adil oleh FA. Ia ikut membawa nama Luis Suarez, John Terry, dan Eric Cantona.

Joey Barton (34 tahun) dengan kesal telah merasa diperlakukan tidak adil oleh pihak FA. Ia dengan tegas mengklaim hukuman yang didapat oleh Luis Suarez, John Terry, dan Eric Cantona dari FA masih jauh lebih ringan dari 18 bulan larangan bermain yang ia alami saat ini.

Gelandang handal itu sendiri sudah dihukum sejak April silam dan mendapat denda 30.000 pounds usai melakukan tak kurang dari 1.260 taruhan, termasuk laga yang melibatkan timnya, dalam 10 tahun terakhir. Jelas bukan hukuman yang ringan bagi seorang pesepakbola profesional.

Barton sendiri akhirnya dilepas oleh Burnley di akhir musim dan masih belum ada kepastian apakah ia nantinya akan bisa bermain lagi atau tidak. Pemain yang juga sering membuat kontroversi di dalam dan luar lapangan itu lantas mengaku hukuman yang ia dapat tidak adil.

Ia langsung bandingkan hukuman yang ia terima dengan yang dijatuhkan pada Luis Suarez, John Terry, dan Eric Cantona.

“Luis Suarez dulu menghina Patrice Evra secara rasis. Dia bahkan sampai menggigit pemain, John Terry juga. Delapan dan 10 laga untuk Luis Suarez. Empat untuk John Terry. Totalnya 22,” protes Barton melalui Sunday Times.

“Untuk aksi tendangan kung-fu Eric Cantona, hanya sembilan bulan, 48 pertandingan. Saya mendapatkan semuanya hanya dalam satu kesempatan! Saya sendiri pada dasarnya sama saja melakukan tendangan kung-fu ke suporter, juga menghina dua pemain secara rasis, dan sama dengan menggigit pemain lainnya di mata FA. Semuanya hanya karena sekedar sedikit main taruhan,” pungkasnya.

Sepakbola.cc