Manchester City Butuh Waktu Menjadi Klub Elit

7

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengatakan ia membutuhkan waktu untuk bisa mencapai target yang diinginkan oleh klubnya tersebut.

Manchester City Butuh Waktu Menjadi Klub Elit - berita Liga Inggris

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengatakan ia membutuhkan waktu untuk bisa mencapai target yang diinginkan oleh klubnya tersebut.

Manchester City Butuh Waktu Menjadi Klub Elit - berita Liga Inggris

Berita Liga Inggris – Manchester City menunjuk Pep Guardiola sebagai manajer baru pada musim panas 2016 menggantikan Manuel Pellegrini. Di musim ini, City yang memenangi trofi Liga Premier pada tahun 2012 dan 2014 silam, bertengger di posisi keempat klasemen, terpaut tujuh poin di belakang pimpinan klasemen Chelsea.

Dalam sebuah wawancara yang dilansir The Times pada Desember lalu, Guardiola mengatakan bahwa dia butuh waktu untuk meramiu sebuah tim yang bisa meraih hasil bagus.

“Dengan cara mereka bermain, dengan banyaknya hal-hal tak terduga yang tidak bisa anda kontrol, aku akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk bisa mencapai apa yang kuinginkan bagi timku saat ini. Itulah kesan pertamaku di sini… Aku masih dalam proses mengenal lebih dalam para pemainku,” katanya.

Guardiola, yang menyebutkan bahwa ibaratnya City adalah “Tim Kelas Dua”, menambahkan bahwa klubnya itu masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh jika mereka ingin disamakan dengan tim level atas lainnya di Eropa, termasuk tim rival mereka Manchester United.

“Kami tidak memiliki sejarah yang terlalu gemilang dibandingkan dengan klub-klub seperti Barcelona, Juventus, Munich atau Manchester United,” ungkap Guardiola.

“Ini semua tentang berkompetisi di Eropa (di Liga Champions) dan untuk selalu masuk kesana dalam beberapa tahun berikutnya. Hal itu lebih penting untuk klub ini dibandingkan dengan memenangkan sebuah gelar, percayalah, lebih dari itu semua.”

Guardiola juga mengatakan bahwa ia tidak melihat dirinya menukangi klub manapun di usianya yang ke-60, menjelaskan bahwa ia sudah “mendekati akhir dari karirnya,” jelasnya.