Spurs dibayangi trauma

7

Trauma kegagalan selalu membayangi Tottenham Hotspur setiap kali berhadapan dengan seteru sekotanya Arsenal. Situasi itulah yang mereka hadapi menjelang duel semifinal kedua Piala Liga Selasa (22/1) malam nanti. Di partai pertama yang berlangsung di Stadion Emirates, dua pekan lalu, Spurs berhasil menahan imbang lawannya 1-1, setelah sempat unggul lebih dulu. Seharusnya, hasil imbang itu membuat […]

Trauma kegagalan selalu membayangi Tottenham Hotspur setiap kali berhadapan dengan seteru sekotanya Arsenal. Situasi itulah yang mereka hadapi menjelang duel semifinal kedua Piala Liga Selasa (22/1) malam nanti.

Di partai pertama yang berlangsung di Stadion Emirates, dua pekan lalu, Spurs berhasil menahan imbang lawannya 1-1, setelah sempat unggul lebih dulu. Seharusnya, hasil imbang itu membuat Spurs lebih optimis lantaran peluang menang di kandang sendiri lebih besar.

Tetapi pengalaman pahit di masa lalu, rupanya tidak membuat pasukan Juande Ramos yakin akan kemampuan mereka. Apalagi mereka belum pernah menang dalam 20 duel terakhir dengan Arsenal.

Di semifinal Piala Liga tahun lalu, Tottenham sempat unggul 2-0 sebelum disamakan 2-2 oleh Arsenal di leg pertama. Mereka akhirnya gagal setelah di leg kedua, menyerah kalah 1-3.

Hasil serupa juga terjadi di ajang yang sama pada tahun 1987 lalu. Bermain sama kuat 2-2 pada dua leg semifinal, Tottenham kemudian kalah dalam pertandingan ulangan.

“Kami punya kesempatan untuk memenangkan pertandingan. Tapi tidak mudah mengalahkan Arsenal. Mereka selalu bisa mencetak gol dalam banyak pertandingan,” kata gelandang Tottenham, Jermain Jenas.
***