Darmian Ungkap Posisi Awalnya Di Milan

Bek Manchester United, Matteo Darmian, ungkap posisi awalnya sebagai pemain muda di AC Milan sebelum dirinya dikenal sebagai fullback.

Matteo Darmian - Manchester United

Matteo Darmian

 

Bek Manchester United, Matteo Darmian, ungkap posisi awalnya sebagai pemain muda di AC Milan sebelum dirinya dikenal sebagai fullback.

Darmian menerangkan awal mula posisinya sebagai seorang pemain mudah di AC Milan. Darmian merupakan produk asli Milan dan mulai bergabung dengan akademi sejak tahun 2001. Darmian mulai mendapat kesempatan tampil di tim utama Milan pada tahun 2006.

Meski dirinya tidak banyak mendapatkan kesempatan bermain di tim utama Milan, namun Darmian mengakui jika dirinya mendapatkan banyak pelajaran dari para pemain hebat Milan yang memiliki posisi sama dengannya.

“Ketika saya masih muda, saya sebelumnya berposisi sebagai seorang gelandang tengah,” ujar Darmian kepada situs resmi Manchester United.

“Ketika berada di akademi AC Milan saya mengubah posisi dan mereka mulai memainkan saya sebagai seorang bek. Pada awalnya, mereka menempatkan saya sebagai bek tengah, dan kemudian ketika saya mulai bermain untuk tim utama, pelatih menempatkan saya di posisi bek kanan. Sejak saat itu sudah diputuskan bahwa saya adalah seorang bek sayap kanan.”

“Milan memiliki beberapa pemain luar biasa untuk posisi fullback di masa lalu. Paolo Maldini adalah idola saya dan saya pernah bertemu dengannya ketika saya pindah ke tim utama di San Siro.”

“Dia adalah seorang pemain yang hebat, tentu saja, namun dia juga adalah seorang yang besar dan saya mencoba membuat kesempatan besar untuk bisa bekerja bersamanya. Saya melihat ke arah Maldini dan mempelajarinya, karena saya pikir dia adalah salah satu bek terbaik di dunia.”

“Sebelumnya, saya pernah pernah mendengar orang yang membandingkan saya dengan Maldini saat itu, bagi saya itu adalah sebuah pujian yang terlalu besar, namun tentu saja saya sangat senang dan itu adalah sebuah kehormatan besar. Namun tentu saja bukan dia sendiri pemain hebat di Milan, saya juga beruntung berada di sekeliling tim utama pada saat bersamaan dengan Cafu, yang mana dia juga merupakan fullback hebat, sehingga ada banyak pemain hebat yang bisa saya pelajari saat itu,”

Sepakbola.cc