Real Madrid Menang Atas Osasuna, Isco Pahlawan! Mau Dibuang?

250

Isco menunjukkan apa yang akan Real Madrid rasakan jika dia pergi meninggalkan tim di akhir musim dengan penampilan briliannya melawan Gijon

Liga Spanyol  - Real Madrid Menang Atas Osasuna, Isco Pahlawan! Mau Dibuang?

Berita Bola, Liga Spanyol – Isco menunjukkan apa yang akan Real Madrid rasakan jika dia pergi meninggalkan tim di akhir musim dengan penampilan briliannya melawan Gijon

Zinedine Zidane bersikeras Isco milik di Real Madrid setelah playmaker Spanyol itu mencetak dua gol indah, termasuk gol kemenangan di menit akhir yang dramatis, di kemenangan 3-2 La Liga di markas Sporting Gijon.

Isco melepaskan sepakan yang mengarah ke sudut atas dari aksi individu di kotak penalti di menit ke-17 setelah Duje Cop membuka skor untuk Sporting yang terancam degradasi dalam gaya yang sama-sama mengesankan.

Alvaro Morata mencetak gol penyeimbang kedua Madrid untuk membalas gol awal babak kedua melalui sundulan Mikel Vesga dan ketika itu tampak seperti pemimpin klasemen akan meninggalkan pintu terbuka dalam perburuan gelar, Isco menjadi pahlawan setelah mencetak gol di akhir pertandingan untuk menjebol gawang Ivan Cuellar.

Pemain berusia 24 tahun telah secara teratur dikaitkan dengan potnsi kepindahannya dari Madrid selama masa Zidane – termasuk beralih ke rival Barcelona.

Namun dengan performa heroik sang pemain, kini manajer Prancis itu pun menegaskan bahwa Isco adalah milik Real Madrid/

“Isco memainkan permainan besar. Saya senang dengan bagaimana dia bermain, dia membuat perbedaan, golnya membuat kami meraih tiga poin,” kata bos Madrid pada konferensi pers pasca-pertandingan.

“Isco adalah pemain hebat dan dia telah menunjukkan bahwa Madrid adalah tempat di mana ia berada. Dia telah menunjukkannya dengan penampilannya bahwa ia adalah pemain hebat.

“Jika saya telah tidak adil untuk Isco saya telah tidak adil untuk semua orang yang tidak bermain. Pada akhirnya kami adalah 24 pemain dan semua orang bisa bermain di luar Real Madrid.

“Ini adalah sulitnya posisi ini, untuk menempatkan pemain bagus di bench dari waktu ke waktu.”