Manuel Pellegrini Tak Sungkan Puji Claudio Bravo

  • Eks manajer Manchester City, Manuel Pellegrini, puji Claudio Bravo sebagai salah satu kiper terbaik meski dikritik pasca pindah ke Inggris.

Liga Inggris  - Manuel Pellegrini Tak Sungkan Puji Claudio Bravo

 

Eks manajer Manchester City, Manuel Pellegrini, puji Claudio Bravo sebagai salah satu kiper terbaik meski dikritik pasca pindah ke Inggris.

Claudio Bravo disebut-sebut sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia oleh Manuel Pellegrini. Kiper tim nasional Chile tersebut didatangkan dari Barcelona demi menggantikan Joe Hart yang tidak sesuai dengan Josep Guardiola permainannya.

Bravo dibeli seharga Rp 290 miliar sebelum penutupan bursa transfer Agustus kemarin dan kemudian Joe Hart langsung dipinjamkan ke FC Torino karena tidak mendapatkan tempat di skuat.

Kepindahan Claudio Bravo ke The Citizen disebabkan dirinya ingin mendapatkan tempat di tim utama, dimana ia hanya bermain di Liga Spanyol kala memperkuat Barcelona.

Sayangnya penampilan Bravo mendapatkan kritikan sejak datang ke Inggris namun ia mendapatkan pembelaan dari Pellegrini.

Menurut Pellegrini suara-suara sumbang tersebut memang sudah menjadi kebiasaan, ditambah lagi karena nasionalisme yang ada di diri media-media Inggris.

“Bukan berarti Inggris tidak suka dengan Bravo. Media (Inggris) lah yang terlalu kasar dengan seluruh dunia,” kata Pellegrini yang kini menangani klub asal Tiongkok, Hebei China Fortune.

“Apalagi, Bravo menggantikan Hart, yang bermain bagi tim nasional Inggris. Tapi jika Bravo pindah dari Real Sociead ke Barcelona dan kemudian ke City, itu artinya dia kiper terbaik di dunia.”

Pelatih kawakan ini sempat menganggur pasca hengkang dari Etihad namun ia mengaku empat kali mendapatkan tawaran untuk mengarsiteki tim nasional Chile.

“Kenapa saya tolak? Pertama-tama karena (tawaran tersebut) selalu datang ketika saya terikat kontrak.”

“Kedua, karena tim nasional terlalu membosankan bagi saya. Anda menyaksikan pertandingan pada September, Oktober, November dan Maret. Lalu pada Juni, ketika Copa Amerika berlangsung.”

“Sisanya anda harus bekerja di kantor dan sedangkan saya lebih suka berada di lapangan latihan.”