Tak cuma sedih kehilangan bomber andalan Robin van Persie (RvP), manajer Arsenal Arsene Wenger juga mengaku sangat menyesal karena menjual pemain itu ke Manchester United. Dia sebenarnya menginginkan Van Persie pindah ke klub lain selain MU atau ke klub di luar Liga Primer Inggris.

Wenger menyesal jual Van Persie ke Manchester UnitedJika dirunut ke belakang, kepindahan Van Persie ke MU lebih karena kesalahan Arsenal sendiri. Mereka terlalu ngotot menjual pemain itu dengan harga mahal. Sehingga akhirnya hanya MU yang berani membayarnya dengan nilai transfer yang relatif tinggi yaitu 23 juta poundsterling. Sedangkan Manchester City dan Juventus mundur dari pertarungan karena mereka hanya mau membayar 15 juta poundsterling.

Wenger mengatakan, jika bisa memiliki lebih banyak pilihan, dirinya pasti akan menjual Van Persie ke tim di luar Inggris.

“Memperkuat rival utama Anda adalah hal negatif lain dari kehilangan kami ini,” kata Wenger bernada menyesal kepada TF1. “Kami ingin menghindarinya, tapi kami tak bisa. Sejujurnya, saya lebih memilih menjualnya ke luar negeri, Paris St Germain, misalnya.”

“Manchester United tahu bagaimana pemain kami dan tahu kualitasnya. Dia benar-benar pemain yang luar biasa, percayalah,” tambah Wenger.

Van Persie sudah dinyatakan lolos tes kesehatan di Old Trafford, Kamis (16/8) sore waktu setempat, dan dilanjutkan dengan penekenan kontrak berdurasi empat tahun Jumat (17/8) ini. Ia ditaksir menerima gaji sebesar 235.000 pounds atau sekitar Rp 3,5 miliar per pekan. Total, dari hak cipta dan gaji yang disepakati, Van Persie akan mengantongi 48,9 juta pounds sekitar Rp 716 miliar selama empat musim dikontrak MU.

Advertisement