Bagaimana? Mourinho Bertahan Sampai 2019 di Chelsea?

Berita Liga Inggris: Jose Mourinho dan Chelsea siap untuk menyelesaikan pembicaraan atas kontrak baru dengan maksud untuk menjaga sang manajer Portugal tetap berada di Stamford Bridge hingga 2019.

 Bagaimana? Mourinho Bertahan Sampai 2019 di Chelsea?
Bagaimana? Mourinho Bertahan Sampai 2019 di Chelsea?

Berita Liga Inggris: Jose Mourinho dan Chelsea siap untuk menyelesaikan pembicaraan atas kontrak baru dengan maksud untuk menjaga sang manajer Portugal tetap berada di Stamford Bridge hingga 2019.

Kesepakatan Mourinho saat ini akan selesai dalam dua tahun tapi setelah merebut gelar Barclays Premier League akhir pekan ini, ada kemauan dari kedua belah pihak untuk segera menyelesaikan perpanjangan dua tahun berikutnya.

Negosiasi akan dipercepat begitu ia kembali ke tempat latihan setelah mengambil libur dua hari, menyusul kemenangan melawan Crystal Palace, Minggu, yang mengamankan gelar pertama klub dalam lima tahun terakhir.

Mourinho adalah manajer dengan bayaran tertinggi di Liga Premier, dan dapat berharap untuk mendapat kenaikan gaji yang saat ini mencapai Rp 245 Milyar per tahun di bawah ketentuan kesepakatan saat ini.

Para pemain, yang mengguyur manajer mereka dengan puji-pujian setelah memenangkan Liga Premier, tidak akan datang kembali sampai dengan Kamis ketika mereka akan memulai persiapan untuk pertandingan di kandang vs Liverpool pada hari Minggu.

Sejak kembali ke London dari Real Madrid pada tahun 2013, Mourinho selalu bersikeras ia tidak lagi merasa perlu untuk melompat dari klub ke klub guna membuktikan kemampuannya dan mengejar ambisi pribadi.

Saat ia kembali, ia mengklaim ini adalah proyek yang berbeda, dan memberi kesan ia akan membangun sebuah dinasti Chelsea untuk bersaing dengan apa yang Sir Alex Ferguson lakukan di Manchester United.

Mourinho, yang telah memenangkan delapan gelar liga di empat negara yang berbeda, mengatakan itu adalah ‘tidak mungkin’ baginya untuk menyaingi 13 kemenangan Sir Alex di Premier League tapi ia bertekad untuk mencapai lebih di Stamford Bridge dan terus membangun tim yang lebih baik guna bersaing di Eropa.

“Saya ada di sini untuk tinggal,” katanya, awal tahun ini. “Saya menjadi milik Chelsea dan Chelsea milik saya. Saya memberi banyak untuk Chelsea di masa lalu tetapi mereka juga memberi banyak bagi saya. Ini adalah hubungan profesional yang berbeda. Langkah berikutnya akan jika dan ketika Chelsea memutuskan saatnya telah tiba.”

Periode pertamanya di klub berakhir setelah bentrokan ego dengan sang pemilik, Roman Abramovich. Pada saat ini, mereka menikmati hubungan kerja yang lebih sehat, dengan miliarder Rusia itu lebih tampak lebih sering bersama dengan klubnya daripada yang dia lakukan selama bertahun-tahun sebelumnya.

Abramovich secara pribadi mengucapkan selamat kepada para pemainnya di ruang ganti pada hari Minggu dan Mourinho memberi pujian kepada pemilik.

“Saya tinggal di sini selama Tuan Abramovich menginginkan aku,” kata si pelatih Portugis berusia 52 tahun tersebut. “Pada hari ketika dia memerintahkan saya untuk pergi, saya akan pergi. Dia adalah orang yang memenangkan setiap gelar di Chelsea. Beberapa pemain juga, yang lain tidak. Sama dengan manajer, Tuan Abramovich memenangkan semuanya.”

Abramovich hampir selalu hadir di semua pertandingan Chelsea musim ini dan dapat dilihat ia sangat menikmatinya dalam kemuliaan ketika kemenangan Crystal Palace pada hari Minggu. Kurang dari 24 jam kemudian, ia menonton tim U21 Chelsea beraksi di tempat latihan Fulham.

Sepakbola.cc