Manchester United Ukir Sejarah Baru Jika Menang di Anfield

Para pemain Manchester United butuh motivasi besar saat mereka lakukan perjalanan ke kandang Liverpool, Sabtu (14/10) pagi waktu setempat. Salah satunya, MU akan ukir sejarah jika berhasil menang di Anfield.

Mereka tak hanya bisa sampaikan pernyataan paling keras dengan kalahkan rival berat mereka, Liverpool, tapi Manchester United juga bisa mengukir sejarah jika berhasil menang di Anfield.

Jika menang atas Liverpool, maka MU akan kantongi poin 22 di pertandingan ke-8 musim ini. Ini akan jadi raihan poin terbaik United, setelah delapan pertandingan Premier League dalam satu musim. Meskipun jika mempertimbangkan 13 gelar juara yang dikantongi MU sejak 1993 lalu, koleksi itu bukanlah sebuah prestasi yang teramat bagus.

Ciri-ciri kemenangan Sir Alex Ferguson saat itu, justru tidak dimulai dengan awal musim yang gemilang. Di tangan pelatih asal Skotlandia itu, MU pernah kalah di dua pertandingan pembuka dan hanya menang di lima dari 15 pertandingan awal mereka. Ini sebelum akhirnya malah jadi juara di pengujung musim.

Begitu juga saat MU jadi juara di tahun 2013 lalu, United malah kalah dalam dua dari enam pertandingan pembuka mereka sebelum akhirnya memenangkan gelar dengan selisih hingga 11 poin.

Kenyataan ini memang berbanding terbalik dengan apa yang biasa ditorehkan pelatih Manchester United saat ini, Jose Mourinho. Tim-tim asuhan pelatih asal Portugal itu biasanya memiliki awal yang kuat dan terus berlari menjauh dari lawan-lawannya. Saat ini, di bawah asuhannya, MU telah perlihatkan pola tersebut.

Mourinho telah menangkan empat pertandingan pertama tiap kali timnya berhasil meraih gelar juara Liga Premier, sebelum ia gabung MU. Catatan itu masing-masing terjadi di tahun 2005, 2006 dan 2015. Lalu, jebloknya poin dalam empat laga awal timnya, tidak pernah berhasil membuat Mourinho meraih medali di akhir musim.

Kegagalan ini barangkali hanya sebuah kebetulan. Tapi, Mourinho kehilangan pekerjaannya di Chelsea setelah hanya jalani lima pertandingan saja di ajang Liga Premier di tahun 2007, dan kemunduran yang terjadi di setiap pekan membuat tekanan pada pelatih Portugal itu terus meningkat.

Tentunya, Mourinho sangat berharap timnya saat ini bisa singkirkan rekor tersebut, setelah MU hanya bermain imbang melawan Stoke City bulan lalu. Namun, United memang sudah terlihat lebih siap dibandingkan musim lalu.

Buruknya awal musim MU memang hanya terjadi di lima pertandingan awal, antara bulan Agustus dan November. Akibatnya, MU harus merangkak di saat Chelsea melaju dengan kencang.

Bahkan, rekor tak terkalahkan dalam 25 pertandingan pun bisa membawa United ke posisi empat besar dan mereka, boleh dibilang, harus melawannya bahkan sebelum dimulainya musim lalu. Mourinho hanya alami kekalahan 1-4 di tangan Borussia Dortmund di tur pramusim yang gagal di Asia tahun lalu.

 

Sepakbola.cc